Kota Malang – Masih ingat sosok Bripka Seladi? Anggota Polresta Malang Kota yang dulu viral lantaran disebut polisi pemulung. Kini pria kelahiran 1958 tersebut telah pensiun dari institusi kepolisian sejak 2017 lalu.

Pada peringatan hari anti korupsi sedunia yang diperingati 9 Desember ini, Mantan anggota Satlantas Polresta Kota Malang itu berpesan kepada para anggota polisi agar bekerja sesuai prosedur serta jujur dalam bertugas.

“Yang terpenting apa yang sudah dicanangkan oleh Bapak Kapolri dapat dijalankan dengan benar,” terang Seladi di rumahnya di Jalan Gadang Kota Malang, Senin (9/12/2024) sore.

Pria tiga anak tersebut mengenang, dirinya seringkali menolak sogokan dari oknum saat masih aktif bertugas. Bagi dirinya, mencari rezeki yang halal menjadi hal yang paling utama.

“Dulu kan saya di satuan lalu lintas, ada saja orang yang minta bantuan dengan iming-iming imbalan, dan pasti saya tolak,” teganya.

Saat ini, pria yang pernah mendapat penghargaan langsung dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian tersebut masih menjalani pekerjaan sebagai pemulung. Setiap hari, ia mencari botol bekas dan memilah sampah untuk dijual.

“Saya tidak malu, bahkan keluarga semua mendukung yang penting halal dan berkah,” tambahnya.

Kini, salah satu anak Seladi yang bernama Rizal Dimas Wicaksono mengikuti jejaknya menjadi anggota polisi dan bertugas di Polairud Polda Jawa Timur.

“Saya berpesan kepada anak saya, agar jujur dalam bertugas, yang terpenting ikhlas dalam bekerja,” terangnya.

Di momen hari anti korupsi ini pria kelahiran 1958 tersebut bangga dijadikan contoh sebagai polisi yang bersih.

“Alhamdulillah, saya dijadikan contoh sebagai polisi yang bersih. yang terpenting saat ini menjadi polisi harus jujur, ikhlas dalam bekerja dan taat kepada pimpinan, itu saja pesan saya,” pungkasnya.

 

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H