Kabupaten Malang – Konferensi industri gula terbesar di Indonesia bertajuk National Sugar Summit (NSS) 2024 digelar di Pabrik Gula (PG) Kebonagung Kabupaten Malang mulai rabu pagi (4/12/2024).
Acara ini dibuka dengan dihadiri sejumlah pihak terkait yakni para pelaku industri gula yang tergabung dalam Asosiasi Gula Indonesia (AGI),Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTRI),serta perwakilan dari pihak pemerintah.
National Sugar Summit (NSS) 2024 ini digelar selama dua hari dengan tema optimalisasi teknologi dan kemitraan dalam upaya menunjang produksi untuk meningkatkan daya saing industri gula nasional.
Menurut Didid Taurusianto Direktur utama PT Kebonagung,National Sugar Summit (NSS) 2024 digelar setiap tahun dan merupakan momentum untuk membahas dan merumuskan peningkatan produksi industri gula nasional. Partisipasi petani tebu menjadi salah satu faktor utama dalam uapaya keberhasilan peningkatan produksi gula nasional.
“National Sugar Summit (NSS) ini digelar setahun sekali dan merupakan momentum untuk membahas peningkatan produksi gula nasional. Keterlibatan petani tebu salah faktor utama dalam mewujudkan tujuan ini”, kata Didid.
Selain itu, National Sugar Summit (NSS) ini juga merupakan bagian dalam mewujudkan asta cita Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada poin 2, yakni tentang memantapkan sistem pertahanan keamanan serta mendorong kemandirian nasional melalui program swasembada pangan energi, serta pengembangan sektor ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru.
“National Sugar Summit (NSS) ini juga untuk mewujudkan asta cita presiden di poin dua tentang ketahanan pangan berupa peningkatan prokdusi gula dengan optimalisasi hasil pertanian tebu” , lanjut Didid.
Pemerintah Kabupaten Malang mengapresiasi acara National Sugar Summit (NSS) 2024 yang bertujuan mewujudkan swasembada gula nasional ini.
Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Avicenna M Saniputera,produksi gula di Kabupaten Malang terus mengalami peningkatan setiap tahun. Di tahun 2022 Kabupaten Malang mampu produksi gula sebanyak 3,9 juta ton. Untuk tahun 2023 naik menjadi 4 juta ton lebih.
Diperkirakan peningkatan produksi gula akan kembali terjadi di tahun 2024 ini. Hal ini disebablan terjadi penambahan lahan pertanian tebu seluas seribu hektar di wilayah Kabupaten Malang.
“Peningkatan produksi gula di Kabupaten Malang terjadi setiap tahun. Tahun2024 ini membuka seribu lahan pertanian tebu guna peningkatan produksi gula”, Kata Avicenna.
Di akhir acara NSS kali ini juga akan diwarnai pemberian penghargaan kepada Pabrik Gula (PG) berprestasi, petani berprestasi, serta mitra usaha terbaik.
Dibanding NSS sebelumnya, Keistimewaan NSS kali ini yakni digelarnya exhibition berbagai mesin dan peralatan baik off farm maupun on farm serta disajikannya peragaan dan demo hasil-hasil riset terutama varietas-verietas unggul baru hasil persilangan P3GI Pasuruan.




















