Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang benar-benar akan memperhatikan keluarga Suyono (54), Satlinmas yang meninggal dunia sehari setelah coblosan. Rencananya, rumah Suyono akan diikutkan pada program bedah rumah.

Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan mengaku pihaknya telah memberi mandat kepada lurah dan camat untuk mendokumentasi dan mendata kondisi rumah Suyono. Karena saat takziah, Iwan melihat kondisi rumah Suyono yang dianggap kurang layak.

“Kami ada program dari Baznas dan bisa ditindaklanjuti. Nanti bisa dari PU atau dari Baznas. Perlu ada data-data dukung dan kami atensi membantu keluarga pak Suyono yang kami anggap dapat musibah,” kata Suyono.

“Saya menginginkan agar disiapkan dulu data-datanya oleh Pak Camat, Pak Lurah, karena memang secara administratif perlu adanya data pendukung,” lanjutnya.

Diketahui, Suyono memiliki empat orang anak, dua di antaranya masih duduk di bangku 2 SMP dan 5 SD. Iwan akan mendiskusikan dengan dinas terkait agar diberikan bantuan dari Pemkot Malang.

“Kami akan diskusikan hal ini. Termasuk juga ada permintaan karena melihat kondisi rumahnya memang perlu ada perhatian untuk bedah rumah,” beber Iwan.

Sebagai informasi, Suyono diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes. Iwan menyebut saat dilakukan pemeriksaan, kadar gula Suyono sempat tinggi ketika menjelang Pilkada 2024. Kondisinya semakin drop ketika kelelahan bekerja.

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H