Kabupaten Malang – Banjir yang terjadi di Dusun Sumberlele, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menyebabkan seorang warga bernama Alif Saifudin tersengat listrik lampu penerangan jalan. Setelah tersengat listrik korban terseret banjir dan ditemukan meninggal.
Seorang saksi mata, Hasan, mengatakan korban saat itu sedang melihat debit air sungai yang sedang meningkat di sekitaran rumahnya tiba-tiba tiang listrik lampu jalan roboh dan kabel yang teraliri listrik mengenai korban.
“Kejadiannya Kamis (28/11/2024) sore. Saat itu tanpa sengaja ada tiang listrik lampu jalan roboh dan kabel yang beraliran listrik mengenai korban sehingga korban langsung pingsan, setelah itu saya mematikan lampu dan hendak menolong korban ternyata korban sudah terhanyut air sejauh sekitar 100 meter dari tempat kejadian,” ungkap Hasan, Jumat (29/11/2024).
Mengetahui korban hilang terseret luapan air sungai, saksi kemudian melaporkan kepada Petugas. Korban akhirnya ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian dalam kondisi tak bernyawa.
“Setelah dilakukan pencarian bersama petugas, korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian,” kata Hasan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang,Sadono Irawan, membenarkan jika korban meninggal karena kesetrum kabel listrik dari tiang lampu jalan yang roboh disaat banjir.
“Korban meninggal bukan karena banjir tapi kesetrum kabel listrik dari tiang lampu yang roboh. Kebetulan saat itu sedang banjir di sekiran lokasi kejadian,” pungkas Sadono.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejak Kamis (27/11/2024) banjir mengepung sejumlah wilayah di Kabupaten Malang. Banjir disebabkan karena hujan dengan intensitas tinggi sehingga menyebabkan sejumlah sungai di daerah setempat meluap.
Selain banjir menggenang di jalan raya, banjir juga menyebabkan puluhan rumah di Kabupaten Malang terdampak banjir dengan ketinggian 30 sampai 50 centimeter.
Berdasarkan laporan warga, hujan sudah mereda dan banjir sudah menyurut. Bahkan, saat ini warga berupaya membersihkan material banjir sembari waspada terjadi banjir susulan.




















