Kabupaten Malang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Jawa Timur, mendistribusikan logistik menjadi tiga tahap yakni tanggal 23 – 25 November 2024. Untuk tahap awal, distribusi dilakukan pada 23 November 2024 dengan sasaran 12 kecamatan.

Ketua KPU Kabupaten Malang Abdul Fatah menjelaskan bahwa distribusi logistik dilakukan dari gudang KPU ke kantor kecamatan. Untuk selanjutnya setelah distribusi semua selesai, baru dikirim ke masing-masing desa.

“Jadi, pemberangkatan logistik ini dimulai dari tanggal 23,24, dan 25 November 2024. Itu harus sampai di kecamatan yang ada di Kabupaten Malang. Ada 33 keacmata yang harud didistribusikan sehingga pembagiannya di tanggal itu (23,24, dan 25 November 2024),” katanya Sabtu (23/11/2024).

Untuk hari pertama, terdapat 12 kecamatan dari total 33 kecamatan di Kabupaten Malang, yang menjadi sasaran distribusi. Seluruh logistik diangkut dengan truk langsung menuju ke masing-masing kecamatan.

Pihaknya juga memastikan bahwa sudah dilakukan pengecekan sebelum logistik didistribusikan. Jika hendak didistribusikan di tanggal 23 November 2024, maka di tanggal 22 November 2024 petugas terkait sudah memastikan bahwa logistik benar.

“Sebelum logistik ini kami berangkatkan, h-1 kawan-kawan kita juga pengecekan terhadap dokumen yang ada. H-1, kalau mau mau diberangkatkan pada 23 November 2024, maka 22 November 2024 kita sudah cek. Yang mau diberangkatkan tanggal 24 November 2024, maka tanggal 23 November 2024 sudah pengecekan,” kata dia.

Untuk logistik yang dikirimkan adalah seluruhnya termasuk kotak suara, bilik suara, hingga surat suara. Untuk surat suara sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) ditambah dengan 2,5 persen.

Adapun pendistribusian logistik Pilkada Kabupaten Malang antara lain untuk kecamatan Tirtoyudo, lalu Kecamatan Ampelgading, Kecamatan Pagak, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Kemudian Kecamatan Wajak, Kecamatan Bantur, Kecamatan Pagelaran, Kecamatan Sumberpucung, Kecamatan Wagir, Kecamatan Bululawang, Kecamatan Ngajum, dan kecamatan Pakisaji.

KPU Kabupaten Malang telah menetapkan pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati, yakni Sanusi-Lathifah Shohib mendapatkan nomor urut 1 serta Gunawan-Umar Usman memperoleh nomor urut 2.

Pada Pilkada 2024, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Malang mencapai 2.060.576 jiwa atau mengalami kenaikan 6.398 jiwa dibanding Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Presiden 2024 yang sebanyak 2.054.178 jiwa. Aspirasi mereka akan diberikan di 4.042 TPS yang tersebar pada 33 kecamatan se-Kabupaten Malang.

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H