Kota Malang – Unggul FC Malang menggelar tes medis untuk melihat kondisi para pemainnya, Selasa (12/11/2024) di Rumah Sakit Hermina Tangkubanprahu Kota Malang.
Kegiatan itu diikuti setidaknya 18 pemain, termasuk yang masih berstatus trial, untuk bersaing masuk ke dalam skuad baru tim asal Malang ini.
Seperti yang diungkapkan Manajer Tim Unggul FC, Usa Laksono tujuan digelarnya tes medis itu salah satunya untuk memenuhi persyaratan guna tetap berlaga dalam Liga Futsal Profesional Indonesia 2024-2025, yang salah satu menjadi syarat penting adalah para pemain menyertakan hasil tes medis.
Tak hanya itu, tes medis itu juga bertujuan untuk mendeteksi penyakit, riwayat cedera, dan kondisi lain yang dapat memengaruhi performa pemain, sebagai langkah antisipatif dari manajemen klub futsal kebanggaan arek-arek Malang tersebut.
“Pemeriksaan medis ini membantu memastikan dan mengoptimalkan performa pemain di lapangan,” kata Usa.
Ada dua pemain Unggul FC yang harus absen dalam tes medis ini. Satu pemain karena alasan sakit, dan satu lagi harus menjalani sidang skripsi di kampusnya.
“Setelah sembuh dan tiba di Malang, mereka harus melakukan tes medis susulan tanpa terkecuali,” imbuhnya.
Tes medis yang dijalani pemain Unggul FC meliputi anamesia, tes laboratorium (darah dan urin), tes jantung (IKG), tanda-tanda vital (TTV), tes mata, konsultasi gizi, hingga pemeriksaan fisik oleh tim dokter. Semua pemain menjalani seluruh tes tersebut tanpa terkecuali.
Menurutnya, hasilnya kembali ke tujuan awal yang sangat penting. Hasil tes medis semua pemain, baik yang dari skuad musim lalu maupun yang baru, termasuk yang masih trial, akan diberlakukan kebijakan yang sama.
“Kita tunggu hasil dan diagnosa dokter, akan kita diskusikan hasilnya dengan pelatih dan fisioterapis. Jika kondisi si pemain masih bisa dicegah dan diobati akan kita rawat. Tapi, kalau hasilnya sebaliknya, akan kita pertimbangkan seperti apa nanti,” tandasnya.




















