MALANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menemukan ribuan surat suara rusak yang rencananya akan digunakan untuk Pilkada Serentak 2024.

Kini, ribuan surat suara yang rusak itu tengah dalam proses pengajuan diganti baru.

Ketua KPU Kota Malang, M Toyib mengatakan proses pengajuan pengganti surat suara yang rusak telah berproses. Secara detail, surat suara yang rusak terdiri dari surat suara untuk Pemilihan Gubernur dan surat suara untuk Pemilihan Wali Kota.

“Surat suara yang rusak, telah kami ajukan untuk penggantian dan ini hanya tinggal mengambilnya,” kata Toyib.

Secara rinci, ribuan surat suara rusak itu meliputi 1.207 surat suara untuk Pilgub dan 225 surat suara untuk Pilwali. Untuk kerusakannya sendiri rata-rata dari pencetakan, seperti gambar buram, tinta rembes hingga gambar tidak jelas. Jika dilihat Toyib mengaku kondisi tersebut tidak layak digunakan.

“Jadi kondisi surat suara rusak itu rata rata meliputi cetakan gambar yang buram, tinta merembes dan ketidakjelasan gambar yang membuat surat suara tidak layak digunakan,” beber Toyib.

Toyib juga mengungkapkan bahwa sebagian logistik Pilkada serentak di Kota Malang masih belum lengkap. Diketahui, ada kertas plano yang belum tiba.

“Penerimaan logistik masih ada sebagian yang belum, terutama form C dan form D,” tegas Toyib.

Sebagai informasi, sejumlah logistik Pilkada serentak 2024 yang telah tiba di Kota Malang diantaranya yakni 2.386 kotak suara, 2.386 botol tinta, 679.737 surat suara pilwali, 677.737 surat suara pilgub.

Diketahui, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 660.744 orang, terdiri dari 323.167 laki laki dan 337.577 perempuan.

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H