Kabupaten Malang – Bulan Oktober yang diperingati sebagai bulan kesehatan mental menjadi pengingat penting bagi kita semua. Salah satu hal yang paling mengkhawatirkan dari gangguan mental adalah, jika orang tersebut menolak berobat atau malah tidak menyadarinya.

Berdasarkan survei tahun 2017 yang dilakukan Institute for Health Metrics and Evaluation(IHME), sekitar 13,4 persen atau 36 juta orang di Indonesia hidup dengan gangguan mental. Depresi, gangguan kecemasan, dan skizofrenia adalah jenis gangguan mental yang paling banyak diderita masyarakat di usia produktif.

Nah, untuk tahu apakah seseorang menderita masalah mental atau tidak, dibutuhkan kesadaran dan informasi yang tepat. Menurut American Psychological Association(APA), seseorang memiliki kondisi mental yang sehat apabila relatif merasa sejahtera, mampu menyesuaikan diri dengan baik, relatif terbebas dari perasaan cemas, sanggup menciptakan hubungan interpersonal yang sehat, serta mampu mengatasi stres.

Sebaliknya, ciri-ciri gangguan mental bisa menyebabkan seseorang punya ketakutan berlebih hingga mudah merasa lelah. Di bawah ini gejala gangguan mental yang perlu kamu tahu:

1. Mudah Lelah

Gangguan mental bisa menyebabkan seseorang mudah merasa lelah ketika melakukan aktivitas yang sama dibandingkan sebelumnya.

Contohnya selama 8 jam bekerja, seseorang tidak pernah mengeluh. Namun, ketika seseorang bekerja kurang dari 8 jam, tiba – tiba mengalami gangguan psikologis yang bikin msrasa lelah. Hal ini menandakan energi dan produktivitas seseorang menurun.

2. Kurang Merawat Diri

Motivasi untuk merawat diri berkurang saat mengalami gangguan mental. Contohnya tidak mempedulikan kebersihan badan, seperti tidak memotong kuku dan jarang mandi. Kamu juga tidak peduli terhadap kebersihan ruangan maupun benda yang kamu kenakan.

3. Ketakutan Berlebih

Apabila seseorang sering merasa cemas, takut, gugup, atau panik berlebih bahkan ketika menghadapi masalah sepele, maka waspadalah. Karena ini adalah ciri penyakit psikis.

Selain menyadari gejala tersebut sendiri, seseorang yang mengalami gangguan psikis, bisa minta tolong orang terdekat untuk mendengarkan keluhan atau mengajaknya ke psikiater.

4. Perubahan Suasana Hati

Ketika mengalami gangguan mental, seseorang cenderung mengalami perubahan suasana hati, yakni merasakan kesedihan yang mendalam, sulit mengekspresikan kegembiraan, apatis terhadap lingkungan, merasa putus asa, hingga memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup.

5. Mudah Lupa dan Susah Fokus

Seseorang sulit berkonsentrasi saat mengidap gangguan mental. Akibatnya, sulit berpikir jernih sehingga makin susah menyelesaikan masalah atau menemukan solusi.

Tak hanya itu, gangguan mental juga bisa membuat seseorang mudah lupa.

6. Gangguan Makan

Perubahan nafsu makan setelah mengalami stres perlu diperhatikan. Sebab ini termasuk ciri-ciri gangguan mental. Gangguan makan dapat berupa peningkatan atau penurunan nafsu makan secara berlebihan, memuntahkan makanan yang dikonsumsi, hingga kehilangan nafsu makan.

7. Gangguan Tidur

Masalah mental bisa menyebabkan gangguan tidur. Gangguan tidur yang dimaksud, bisa berupa insomnia (sulit untuk tidur), hipersomnia (tidur secara berlebihan), mimpi buruk, dan mudah terbangun.  Dampaknya, tidur jadi tidak berkualitas sehingga mudah merasa lelah setelah tidur.

8. Menarik Diri dari Pergaulan

Ketika merasa sangat tertekan dengan masalah tertentu, seseorang memilih menarik diri dari pergaulan,dan merasa tidak memiliki energi untuk menjelaskan kondisinya.

Seseorang juga sulit berinteraksi dengan orang lain dalam jangka waktu lama. Hal ini menyebabkan merasa kurang nyaman ketika orang lain berusaha menghubungi atau bertemu.

9. Berperilaku Destruktif

Beberapa jenis gangguan mental bisa mendorong seseorang melakukan perilaku destruktif yang merusak dan merugikan.
Perilaku destruktif bisa ditujukan kepada diri sendiri (self-harm) atau kepada orang lain, seperti memukul, meneriaki, memaki, menendang, dan sebagainya.

10. Gairah Seks Menurun

Gangguan mental dapat membuat seseorang kehilangan kesenangan dalam melakukan sesuatu, salah satunya aktivitas seksual. Masalah psikologis bisa mengurangi gairah seks secara drastis.

11. Mengonsumsi Zat atau Obat Berlebihan

Ciri penyakit psikis selanjutnya adalah berkurangnya kontrol diri. Hal ini bisa menyebabkan kamu menggunakan rokok, alkohol, atau obat-obatan terlarang secara berlebihan.

12. Pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain

Pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain adalah salah satu gejala yang dapat mengindikasikan adanya gangguan mental. Gejala ini seringkali terkait dengan kondisi seperti depresi berat, gangguan bipolar, atau gangguan kepribadian tertentu. Biasanya, seseorang memiliki pikiran atau keinginan untuk mengakhiri hidup atau melukai orang lain.

Apabila kamu mengalami sederet ciri-ciri gangguan mental di atas, maka segera menghubungi psikolog atau psikiater.

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H