Kabupaten Malang – Calon Bupati Malang nomor urut 1, Sanusi, berkampanye di Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang, Senin (7/10/24). Sanusi bertemu dengan Petani Milenial Agro Jeruk dari PT Jifsi Milenial Indonesia yang dikelola Heru Sudarmanto.
Saat bertemu dengan ratusan petani jeruk, Sanusi mengatakan kedepan anak muda di Kabupaten Malang harus mampu memadukan teknologi dengan kekayaan alam.
“Sehingga, tanah-tanah yang kemarin tidak produktif bisa dikreasikan melalui teknologi yang menghasilkan jeruk maupun tanaman lain,” ujar Sanusi.
Lebih lanjut ia mengatakan, diharapkan hal tersebut bisa menggairahkan para pekerja untuk mendapatkan pekerjaan. Artinya dapat membuka potensi peluang pekerjaan baru lebih banyak lagi.
“Contohnya di tempat ini yang bekerja seratus orang lebih. Sehingga dapat membuka peluang kerja baru bagi masyarakat,” kata Politisi PDIP tersebut.
Sanusi menegaskan telah konsisten memberikan pendampingan petani Milenial, melalui berbagai program yang telah diberikan selama ia menjadi Bupati Malang hingga sekarang.
“Tentunya peningkatan teknologi (Pertanian dan perkebunan) dengan melihat pasar dunia. Sehingga hasil pertanian dapat menembus pasar internasional,” tegasnya.
Menurut Sanusi sudah banyak petani milenial di Kabupaten Malang yang sukses.
“Banyak Petani Milenial yang sukses setelah melakukan inovasi. Petani garam di Malang Selatan diekspor ke Jepang. Di Ngantru diekspor ke Korea dan Belanda,” bebernya gamblang.
“Yang di Jarak Ijo diekspor ke Belanda. Harapannya masyarakat Kabupaten Malang bisa berinovasi di bidang pertanian maupun berbagai bidang lainnya,” sambungnya.
Apabila Cabup Malang Sanusi terpilih kembali menjadi Bupati Malang, maka akan terus mengoptimalkan pendampingan bagi para petani milenial di Kabupaten Malang.




















