Kota Batu – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memfasilitasi rekonsiliasi antara penyintas atau korban aksi terorisme dengan mantan pelaku tindak pidana terorisme (napiter) yang mengikuti program deradikalisasi. Rekonsiliasi itu untuk memupuk ikatan persaudaraan dan memaafkan kesalahan masa lalu yang dilakukan mantan napiter dan penyintas.

Deputi 1 Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT RI Mayor Jenderal TNI Roedy Widodo, menyatakan BNPT hadir sebagai representasi negara dalam upaya mendukung pemulihan dan penyembuhan bagi para penyintas, serta membangun hubungan yang lebih baik dengan mantan pelaku terorisme. “Rekonsiliasi ini menjadi momentum penting dalam membangun narasi damai. Kita ingin membangun komunikasi yang damai, menghargai, memaafkan, dan meneguhkan hubungan simbiosis yang berfokus pada perdamaian,” kata Roedy Widodo, di Kota Batu, Jumat (20/9/2024).

Menurut Roedy Widodo, kesempatan ini diharapkan menjadi titik balik bagi para mantan napiter untuk meninggalkan masa lalu yang kelam dan bangkit menjadi pribadi lebih baik.

“Ini adalah langkah baik untuk mengedepankan kesadaran, bergandengan tangan bersama penyintas, dan memberi pengaruh positif kepada mereka yang belum tersadar di luar sana dalam menatap masa depan yang damai. Kita semua menyuarakan perdamaian untuk Indonesia,” ujarnya.

Dia menjelaskan kegiatan ini juga sekaligus menjadi perwujudan dari komitmen negara terhadap pemulihan korban tindak pidana terorisme.
“Langkah perlindungan dan pemulihan terhadap korban merupakan bagian integral dari penegakan hukum atas tindak pidana terorisme, dan kami akan selalu hadir untuk memberikan pemulihan serta peningkatan kesejahteraan bagi para korban,” tandas Roedy Widodo.

Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Brigjen Pol (Purn) Achmadi juga menyampaikan apresiasinya terhadap langkah rekonsiliasi ini. Ia menekankan bahwa kegiatan ini memiliki makna strategis dalam pencegahan tindak pidana terorisme dan pemenuhan hak korban.

Sementara itu, Asisten 1 Provinsi Jawa Timur Benny, yang mewakili penjabat Gubernur Jawa Timur, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BNPT serta komitmen untuk terus memberi dukungan terhadap program ini melalui koordinasi dengan pihak terkait di Jawa Timur.

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H