Kabupaten Malang – Bupati Malang HM Sanusi menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di SMK 1 Darut Tauhid, Desa Brongkal Kecamatan Pagelaran, Sabtu (14/9/24) pagi. Dalam kesempatan ini, Bupati Sanusi juga melakukan Soft Opening Pesantren Enterpreneur, di masjid SMK 1 Darut Tauhid.
Turut hadir Jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Forkopimcam Pagelaran, Kepala Desa Brongkal, serta Pimpinan dan pengurus SMK 1 Darut Tauhid.
Dalam sambutannya, Bupati Malang menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang memberikan apresiasi atas Soft Opening Pesantren Enterpreneur SMK 1 Darut Tauhid. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Semoga seluruh doa dan munajat yang kita panjatkan bersama dalam majelis yang penuh dengan barokah ini, kelak di ijabah oleh Allah SWT. Serta juga mendatangkan kedamaian, ketentraman juga keberkahan bagi Keluarga Besar Yayasan SMK Islam Darut Tauhid,” ucap Sanusi.
Sanusi berpesan kepada siswa-siswi SMK Islam Darut Tauhid, untuk melanjutkan perjuangan dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Ia juga meminta para siswa memahami dan mendalami makna Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Dalam menjalani kehidupan yang semakin modern dan penuh tantangan ini, mari kita tetap berpegang teguh pada nilai-nilai ajaran Islam. Dengan demikian, anak-anakku sekalian akan menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat dan berakhlak mulia,” kata Sanusi.
Pemerintah Kabupaten Malang, lanjut Sanusi, mengapresiasi upaya SMK Islam Darut Tauhid untuk membentuk generasi muda yang berkarakter dan memiliki pemahaman agama yang kuat.
“Melalui Soft Opening Pesantren Enterpreneure ini, kita berharap para siswa dapat semakin meningkatkan pengembangan kewirausahaan di kalangan pesantren dan menghasilkan para pengusaha-pengusaha muda di Kabupaten Malang,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Malang juga mengucapkan terima kasih kepada para guru dan tenaga pendidik yang telah memberikan bimbingan serta pendidikan agama kepada para siswa.
“Tugas mendidik tidaklah mudah, tetapi dengan niat yang ikhlas, Insyaallah akan membawa manfaat besar bagi generasi penerus bangsa,” pungkas Sanusi.




















