Penulis : Aming Naqsabandi
Blitar, tagarjatim.com – Hujan disertai dengan angin kencang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mengakibatkan pohon tumbang hingga menimpa rumah warga.
Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bettryanto menjelaskan potensi bencana hidrometeorologi masih bisa saja terjadi hingga saat ini, sebagai dampak dari El Nino.
Bencana itu beragam modelnya seperti banjir, tanah longsor, gerakan tanah, hujan disertai dengan angin kencang, pohon tumbang, rumah roboh, hingga kekeringan.
“Sekarang ini memang masih dampak dari El Nino. Kalau hujan itu baru kemarin dan prakiraan dari BMKG hujan dimulai pertengahan Januari 2024,” katanya Selasa (26/12/2023).
Menurut dia, El Nino merupakan bencana hidrometeorologi atau bencana yang diakibatkan oleh iklim. Untuk itu, masyarakat diimbau waspada jika terjadi hujan deras yang disertai dengan angin kencang.
Ia mengatakan, laporan tersebut terjadi di sejumlah daerah di Kecamatan Wlingi, Nglegok, serta Udanawu, pada Senin (25/12/2023). Terjadi hujan disertai dengan angin kencang, mengakibatkan pohon tumbang hingga menimpa rumah warga, mengenai kendaraan milik warga, dan berbagai laporan lainnya.
Sementara itu, Kapolsek Nglegok Iptu Nurbudi Santosa mengatakan ia dengan anggota dan tim gabungan lainnya juga langsung membantu warga untuk membersihkan lingkungan imbas kejadian pohon tumbang. Akibat kejadian itu, rumah warga mengalami kerusakan.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati jika terjadi hujan deras. Apalagi, saat ini baru awal hujan.
“Jika ada pohon besar, tinggi, dirapikan atau dipotong. Ini juga untuk menjaga keamanan baik dari rumah orang itu sendiri dan warga,” kata Kapolsek Nglegok. (*)




















