Kota Malang – Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan mendorong pengelola TPA Supit Urang untuk meningkatkan pengelolaan produktifitas sampah. Jika sebelumnya pengelolaan sampah hanya 35 ton per hari, dirinya meminta pengelolaan ton sampah bertambah menjadi 120 ton per hari, mengingat saat ini Kota Malang menghasilkan sampah 500 – 700 ton per hari.
Iwan mengatakan melihat tingginya produksi sampah Kota Malang, maka perlu adanya intervensi dari Pemerintah. “Saat ini, hasil dari intervensi yang kita lihat baru 35 ton per hari sampah Kota Malang dapat diolah kembali,” ungkap Iwan Kurniawan, Rabu (28/8/2024).
Dia berharap melalui program Local Service Delivery Improvement Program (LSDP) nantinya sampah yang ada dapat diolah dan diproduksi sebanyak 120 ton/hari. Lokasi pembangunan LSDP pun juga sudah disiapkan di kawasan TPA Supit Urang.
“Kunjungan saya kali ini juga dalam rangka untuk melihat langsung kesiapan lokasi pembangunan LSDP, termasuk juga mendengarkan paparan Pak Kadis LH,” tandasnya.
Iwan menjelaskan Kota Malang sebagai salah satu kota yang memiliki pertumbuhan ekonomi dan dunia usaha yang cukup pesat, maka pertumbuhan sampah terus bertambah. Sedangkan untuk mengatasi menumpuknya sampah tersebut, dia berharap ada pilot project pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, yang melibatkan beberapa TPS untuk mewujudkan manajemen persampahan yang lebih baik lagi, mulai dari aspek peningkatan sarana prasarana, tingkah laku dan kesadaran masyarakat, perbaikan sistem dan lingkungan.
Pj Wali Kota menambahkan, dari semua metode pengolahan sampah yang ada, yang paling penting itu ialah biaya untuk operasional pemeliharaannya. “Harapannya produk hasil pengolahan sampah itu bisa menciptakan nilai ekonomis yang bisa menutupi biaya pemeliharaan. Itu bisa clear artinya tidak ada beban Pemerintah daerah untuk biaya pemeliharaan. Pemeliharaan itu sudah teratasi dengan nilai ekonomis,” pungkas Iwan.
Sebagai informasi, berdasarkan data yang ada tercatat capaian pengelolaan sampah Kota Malang Tahun 2023 sebagai berikut :
– Total sampah perhari sebanyak 778,34 ton
– 27,22 % mengalami pengurangan sampah karena kontribusi aktif masyarakat dan mitra melalui pemanfaatan nilai sampah
– 71,46 % sampah telah ditangani sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mengelola sampah secara holistik dan tuntas
Dalam kaitan tersebut, terdapat 3 kategori sampah yang masuk ke TPA Supit Urang yaitu sampah makanan sebanyak 54,39%, sampah taman sebanyak 13,60 % dan sampah plastik sebanyak 13,66 %. Dari data tersebut sebanyak 98,68 % sampah telah terkelola sedangkan 1,32 % sampah tidak terkelola.




















