Blitar – Yayasan Mohamad Dawami Nurhadi membuka Perguruan Tinggi, yakni Universitas Madani Indonesia (Umina) di Desa Sumberejo Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Pendirian Universitas Madani Indonesia salah satunya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia di Blitar Selatan.

“Blitar Selatan ini daerahnya bisa dikatakan tertinggal. Maka perlu didirikannya universitas. Dulu (Blitar Selatan) terkenal daerah merah. Sekarang, kalau bisa menjadi daerah religius, nasional dan masyarakatnya intelektual,” kata Rektor Universitas Madani Indonesia, Prof Dr Mohammad Zainuddin, kepada wartawan, Minggu (25/8/2024).

Zainudin menjelaskan Umina memiliki tiga fakultas dengan 10 program studi (prodi), yaitu, fakultas pendidikan, fakultas ekonomi dan fakultas vokasi. Fakultas pendidikan dan ekonomi dengan lima prodi, yaitu Bahasa Inggris, pendidikan guru SD, pendidikan Guru PAUD, pendidikan guru olahraga dan manajemen.

Fakultas vokasi ada dua prodi, yaitu Bahasa Korea dan Kebidanan. Khusus fakultas vokasi hanya untuk jenjang D3. Fakultas sains dan teknologi ada tiga prodi teknik sipil, prodi peternakan dan prodi teknik informatika.

“Sebanyak delapan prodi untuk jenjang S1 dan untuk dua prodi, yaitu, Bahasa Korea dan Kebidanan jenjang D3. Prodi Bahasa Korea ini dibutuhkan untuk tenaga kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Anharul Ulum, Mohamad Dawami Nurhadi menambahkan berdirinya Universitas Madani Indonesia ini berangkat dari Yayasan Mohamad Dawami Nurhadi yang bergerak di bidang pendidikan. Sebelumnya, pada 2013, Yayasan Mohamad Dawami Nurhadi mendirikan SMP Islam Anharul Ulum dan pada 2016 mendirikan SMK Islam Anharul Ulum.

“Dan pada 2024 ini, kami mendirikan Universitas Madani Indonesia. Pendirian Universitas Madani Indonesia salah satunya untuk meningkatkan SDM terutama di Blitar Selatan,” tutupnya.

Saat ini, Umina sedang membuka pendaftaran mahasiswa baru yang dimulai pada 26 Agustus 2024 sampai 20 September 2024.

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H