Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur, menyatakan siap menjaga keamanan Kota Malang menjelang Pilwakot Malang 2024. Pemkot Malang juga akan mensukseskan kontestasi perebutan kursi panas Wali Kota Malang Nopember 2024 mendatang.
Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan mengatakan siap mengamankan dan mensukseskan Pilwakot Malang 2024. Hal ini kata dia menindaklanjuti arahan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto yang menghimbau pemerintah daerah untuk dapat menjaga stabilitas di bidang politik, hukum, dan keamanan di wilayahnya.
Menurut Iwan, untuk mengamankan Pilwakot, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Malang menjaga keamanan dan stabilitas politik dan bersama-sama mensukseskan Pilkada serentak tahun 2024 ini.
“Untuk seluruh warga Kota Malang, saya menghimbau agar turut serta mensukseskan Pilkada Serentak Tahun 2024, dengan bersama-sama menjaga stabilitas politik, hukum dan keamanan. Jaga persatuan dan kesatuan dengan saling menghormati dan menghargai perbedaan,” kata Iwan dalam keterangan resminya kepada wartawan, Rabu (21/8/2024).
Menurut Iwan Kurniawan, menjelang Pilkada, Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan fasilitasi Pilkada, sehingga perlu melakukan langkah-langkah strategis dalam rangka mengoptimalkan perannya sebagai elemen pemerintahan yang terdekat dengan penyelenggara Pilkada termasuk juga dengan ketersediaan anggaran, hal ini juga sejalan dengan arahan Menko Polhukam.
“Fasilitasi ini penting dan harus menjadi perhatian Pemkot Malang agar Pilkada dapat berjalan sesuai dengan jadwal dan tahapan yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Berdasarkan data yang ada, tercatat Pemkot Malang telah menyerahkan 100 persen anggaran dana hibah Pilkada 2024 kepada KPU, Bawaslu, Kepolisian dan TNI sebagai salah satu bentuk fasilitasi pemerintah daerah, dengan besaran sebagai berikut :
– KPU : Rp. 55.294.478.400,-
– Bawaslu : Rp. 28.066.758.200,-
– Kepolisian : Rp. 5.754.815.000,-
– TNI : Rp. 2.146.500.000,-
Lebih lanjut, Iwan Kurniawan mengatakan bahwa salah satu poin penting lainnya yang juga disampaikan oleh Menko Polhukam adalah pentingnya menjaga netralitas TNI, Polri, dan ASN. Nilai-nilai netralitas, lanjut Iwan, harus ditanamkan dalam diri masing-masing individu dan menjadi sebuah budaya serta kesadaran pribadi agar Pilkada dapat berkualitas dan berintegritas serta memiliki legitimasi di mata masyarakat.
Untuk itu, dia berharap agar seluruh ASN Kota Malang dapat menjaga netralitasnya di Pilwakot, sehingga penyelenggaraannya dapat berjalan dengan aman dan lancar. “Saya mengajak seluruh ASN untuk tetap netral dan sama-sama mengawal jalannya Pilkada di Kota Malang,” pungkasnya.




















