Kota Malang,Tagarjatim.id – Seorang Ibu rumah tangga di Malang, Rinda Puspasari (47) warga Jalan Tlogomas, Kota Malang, Jawa Timur meluncurkan 2 buku literasi berisi refleksi diri bertepatan dengan Hari Pers Nasional, Senin (9/2/2026). Dua buku berjudul “Di Bawah Langit yang Bukan Milikku” dan “Koi: Dari Kolam Kaisar ke Nusantara” berisi sarat budaya dan filosofi hidup yang di dalamnya mengajak pembaca untuk selalu sadar diri, bersyukur dalam setiap keadaan.
Rinda Puspasari mengatakan goresan tinta di dalam buku karyanya tersebut untuk mengajak pembaca memahami kehidupan secara lebih utuh untuk melihat sejarah di balik kejadian, menerima rasa sakit, dan berdamai dengan masa lalu. Ia menegaskan bahwa setiap peristiwa memiliki sejarah dan faktor tersendiri yang membentuk siapa kita hari ini.
“Saya menulis dengan menggunakan pendekatan emosional,” ujar Rinda, kepada Tagarjatim.id, Senin.
Rinda mengaku menulis buku karena terinspirasi dengan hiruk pikuknya kehidupan di masyarakat. Bahkan ada suka dan duka yang dirasakan manusia dalam perjalanan hidupnya.
“Kami ingin mengajak pembaca untuk selalu berpikir positif dalam setiap keadaan dan mengajak pembaca memahami kehidupan secara lebih utuh untuk melihat sejarah di balik kejadian, menerima rasa sakit, dan berdamai dengan masa lalu,” tandasnya.
Rinda menambahkan 2 karya tulisnya “Di Bawah Langit yang Bukan Milikku” dan “Koi: Dari Kolam Kaisar ke Nusantara” tersebut sebagai cerita naratif yang menginsipirasi pembaca. Karyanya tersebut bersinggungan dengan pengalaman batin manusia sekaligus hubungan manusia dengan alam.
Kata Rinda bahwa kedua bukunya tersebut bukan sekadar karya terpisah, melainkan dua suara batin yang ingin ia bagi dengan dunia. Dua buku ini, meskipun lahir dari pendekatan berbeda, justru memperlihatkan kompleksitas pengalaman itu dengan cara yang harmonis.
“Menulis bukan sekadar merangkai kata, tapi cara memahami hidup,” pungkas Rinda.(*)




















