Kabupaten Kediri, Tagarjatim.id – DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri menilai sinergi dan komunikasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pembangunan di Kabupaten Kediri.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri, M. Hadi Setiawan, dalam agenda silaturahmi antara jajaran Partai Golkar dengan Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana di Wisma Tamu Canda Bhirawa, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Rabu (4/2/2026) sore.
Menurut Cak Hadi, sapaan akrab M. Hadi Setiawan, perbedaan latar belakang partai politik tidak seharusnya menjadi penghambat kerja sama antara eksekutif dan legislatif. Justru, komunikasi yang terbuka dan saling menghormati diperlukan agar kebijakan pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Golkar memandang sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD sangat penting. Kami ingin memastikan program-program pembangunan berjalan lancar dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Cak Hadi.
Ia menegaskan, sebagai partai pendukung pemerintah daerah, Partai Golkar Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dan mendukung kebijakan Bupati Kediri, baik yang berkaitan dengan program daerah maupun program pemerintah pusat.
Sementara itu, Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara eksekutif dan legislatif, meskipun berasal dari latar belakang partai yang berbeda-beda.
“Komunikasi yang baik ini tujuannya satu, agar Kabupaten Kediri bisa melangkah lebih baik secara bersama-sama,” kata Mas Dhito.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Dhito juga menyampaikan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian pemerintah daerah, di antaranya penanganan infrastruktur dan persoalan banjir di beberapa titik wilayah Kabupaten Kediri.
Ia mengakui keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan tersendiri. Namun demikian, pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi konkret, khususnya terkait perbaikan sistem drainase dan normalisasi sungai yang membutuhkan perencanaan jangka panjang.
“Penanganan banjir tidak bisa instan. Diperlukan grand design yang berkelanjutan serta kolaborasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat,” jelasnya.
Mas Dhito juga mengungkapkan rencana untuk melakukan audiensi dengan Komisi V DPR RI guna meminta dukungan pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kediri.
Selain infrastruktur, pertemuan tersebut turut membahas sektor pendidikan. Bupati Kediri menyampaikan bahwa secara umum kebutuhan fasilitas pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMP di wilayah Kabupaten Kediri, saat ini dalam kondisi tercukupi.
Dalam kesempatan yang sama, Mas Dhito juga menyampaikan perkembangan operasional Bandara Dhoho Kediri yang kini telah melayani penerbangan rutin setiap Senin, Rabu, dan Jumat, serta direncanakan bertambah pada hari Minggu mulai Maret mendatang.
“Keberadaan bandara ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur,” ungkapnya.
Melalui pertemuan tersebut, baik Pemerintah Kabupaten Kediri maupun DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri sepakat bahwa sinergi lintas partai dan lintas lembaga menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (*)




















