Sidoarjo, Tagarjatim.id – Seorang pria berinisial DR menjadi korban penculikan dan penganiayaan oleh tiga orang tak dikenal di rumah kosnya di Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (30/01/2026) dini hari. Korban diseret paksa ke dalam mobil SUV putih sebelum akhirnya berhasil menyelamatkan diri saat melintas di wilayah Jombang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (30/01/2026) dini hari, saat korban berada seorang diri di dalam kamar kos. Dua pelaku mendatangi lokasi dan langsung menarik korban keluar, lalu memaksanya masuk ke dalam mobil. Sementara itu, satu pelaku lain telah bersiap di dalam kendaraan.
Kapolsek Tarik AKP Heri Setiawan membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa korban telah melaporkan peristiwa itu ke kepolisian.
“Benar korban sudah melakukan pelaporan ke kami dan sudah divisum,” ujarnya, Selasa (03/02/2026).
Selama perjalanan, korban mengaku terus mengalami kekerasan fisik dari dua pelaku yang duduk di kursi penumpang. Aksi para pelaku akhirnya terhenti ketika melintas di kawasan Pasar Tapen, Kecamatan Kudu, Jombang. Korban berhasil membuka jendela mobil dan berteriak meminta pertolongan hingga menarik perhatian warga sekitar.
Mengetahui kejadian tersebut, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban. Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap ketiganya.
“Saat ini kami masih dalam pendalaman, sejumlah saksi dan barang bukti kami periksa,” katanya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden ini diduga dipicu oleh persoalan finansial keluarga korban. Istri DR disebut memiliki utang yang telah lama menunggak kepada salah satu terduga pelaku.
Polisi menduga aksi penjemputan paksa dan penganiayaan tersebut merupakan bentuk intimidasi agar korban segera melunasi kewajiban finansial tersebut.
“Karena utang belum dibayar, terduga pelaku mencari korban ke rumah kos di Tarik, lalu menjemput dan melakukan penganiayaan,” pungkas Heri.(*)




















