Kota Malang, Tagarjatim.id – Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana melaksanakan road show sambang kamtibmas dengan menyapa langsung warga di Balai RW 05, Jalan Cendrawasih, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Jumat malam (30/1/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara Polri dan masyarakat untuk menampung aspirasi, keluhan, serta usulan warga demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Dalam kegiatan itu, Kombes Putu Kholis berdialog langsung dengan warga, mendengarkan persoalan lingkungan, sosial, hingga pelayanan publik yang dirasakan masyarakat.
“Silaturahmi ini selain memperkuat sinergi antara Polri dan warga, kami juga ingin mendengar langsung keluhan masyarakat. Kita cari solusi bersama agar lingkungan tetap harmonis,” ujar Putu Kholis.
Salah satu aspirasi yang disampaikan warga adalah terkait lampu lalu lintas di Simpang Empat Dieng yang dinilai terlalu lama. Menanggapi hal tersebut, Satlantas Polresta Malang Kota akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) agar pengaturan lalu lintas lebih adaptif terhadap kondisi di lapangan.
Kapolresta juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat. Ia menilai penyelesaian masalah secara mediasi dan pembinaan perlu diutamakan sebelum masuk ke ranah hukum, dengan melibatkan warga, RT/RW, sekolah, serta peran aktif Binmas dan Bhabinkamtibmas.
Selain itu, Polresta Malang Kota menyatakan siap menjembatani aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan kebijakan Pemerintah Kota Malang melalui koordinasi lintas instansi.
Putu Kholis juga meminta Bhabinkamtibmas terus memperkuat koordinasi dengan Pemkot Malang agar persoalan sosial dapat diselesaikan secara cepat, humanis, dan tidak merugikan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta turut mensosialisasikan program SIM BHABIN yang bertujuan memudahkan pelayanan kepolisian di tingkat kelurahan.
“SIM BHABIN adalah sarana pelayanan dan komunikasi antara polisi dan warga. Kami akan terus meningkatkan sosialisasi agar masyarakat mengetahui manfaatnya, mulai dari pengaduan, konsultasi, hingga pembinaan kamtibmas,” jelasnya.
Ia menambahkan, sambang kamtibmas merupakan upaya menjaga kondusivitas wilayah hingga tingkat lingkungan terkecil melalui kolaborasi antara aparat dan masyarakat.
“Kami ingin Polri benar-benar dirasakan kehadirannya. Dengan komunikasi yang baik, masalah bisa diselesaikan sejak dini sehingga Kota Malang tetap aman, nyaman, dan harmonis,” pungkasnya.
Melalui road show sambang kamtibmas ini, Polresta Malang Kota menegaskan komitmen membangun keamanan berbasis partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.(*)




















