Kota Malang, Tagarjatim.id – Kesiapan pelaksanaan kegiatan Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung di tanggal 7 – 8 Februari 2026 di Stadion Gajayana Kota Malang terus dimatangkan.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, bahwa pihaknya telah menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan forum lalu lintas dan Polda Jawa Timur.

“Ada sekitar 4.000 petugas gabungan yang akan mengawal kelancaran jalannya Harlah Satu Abad NU tersebut. Petugas gabungan ini terdiri dari unsur relawan, Banser, Ansor, TNI, Polisi, Satpol PP, Dishub dan petugas medis,” jelasnya, Jumat (30/1/2026).

Dirinya mengungkapkan, petugas gabungan akan memberikan pelayanan yang maksimal kepada jemaah peserta Harlah. Termasuk, memberikan petunjuk terkait titik transit, kantong parkir hingga titik drop zone.

“Jadi, mereka akan membersamai jemaah peserta. Memberikan pelayanan yang maksimal,” tambahnya.

Kombes Putu Kholis menerangkan, bahwa jumlah peserta yang akan hadir diprediksi mencapai 80 ribu orang lebih dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Sehingga, potensi kepadatan khususnya di sekitar Stadion Gajayana menjadi konsekuensi yang tidak dapat dihindari. Oleh karenanya, ia mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari ruas jalan di sekitar lokasi.

“Kemungkinan, akan ada kepadatan terjadi di sekitar lokasi kegiatan. Sehingga kami berpesan saat kegiatan berlangsung dan apabila tidak ada situasi yang penting atau darurat, dapat menghindari akses jalan di seputaran Stadion Gajayana,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Putu Kholis juga berharap kegiatan Harlah Satu Abad NU di Stadion Gajayana dapat berlangsung dengan lancar dan aman.

“Harapan besar kami, tentunya kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” pungkasnya. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H