Kota Batu, TagarJatim.id – Libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW berdampak langsung pada peningkatan arus lalu lintas menuju Kota Batu. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu mencatat lonjakan volume kendaraan mencapai 20 hingga 30 persen dibandingkan hari normal.

Kasatlantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, mengatakan peningkatan tersebut terpantau sejak Jumat hingga Minggu selama momentum long weekend. Berdasarkan pantauan CCTV dan laporan petugas di lapangan, kepadatan didominasi kendaraan yang masuk dari arah exit Tol Singosari.

“Kami sudah menyiagakan anggota Satlantas sejak Jumat, Sabtu, dan Minggu. Dari pantauan CCTV dan rekan-rekan di lapangan, ada peningkatan kendaraan sekitar 20 sampai 30 persen,” ujar AKP Kevin, Jumat (16/1/2026).

Menurutnya, puncak kepadatan kendaraan yang keluar dari Tol Singosari menuju Kota Batu terjadi pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, seiring meningkatnya arus wisatawan yang memanfaatkan libur panjang Isra’ Mi’raj untuk berwisata.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Satlantas Polres Batu telah menyebar personel di sejumlah titik rawan (trouble spot), khususnya di jalur utama menuju kawasan wisata, pusat kuliner, dan sentra oleh-oleh.

Beberapa titik yang menjadi perhatian utama antara lain Simpang 4 Arhanud, Simpang 3 Pendem, kawasan wisata Santerra Pujon, serta area Alun-Alun Kota Batu dan Jalan Diponegoro yang berpotensi padat pada sore hingga malam hari.

“Titik yang perlu diwaspadai ada di Simpang 4 Arhanud, Simpang 3 Pendem, kemudian Santerra di wilayah Pujon. Untuk sore dan malam hari, kami fokuskan pengamanan di sekitar Alun-Alun dan Jalan Diponegoro,” jelasnya.

Dalam pengaturan arus lalu lintas, Satlantas Polres Batu menerapkan rekayasa lalu lintas bersifat lokal. Di Simpang 4 Arhanud, petugas melakukan flashing serta pemasangan water barrier di median jalan untuk mencegah crossing kendaraan. Sementara di Simpang 3 Pendem, arus kendaraan yang mengarah masuk ke Kota Batu diprioritaskan.

“Untuk sore dan malam hari, prioritas kami berikan pada arus kendaraan yang keluar dari Kota Batu,” tambah AKP Kevin.

AKP Kevin memprediksi puncak arus wisata akan terjadi pada hari ini dan besok, mengingat libur Isra’ Mi’raj jatuh pada hari Jumat dan berdekatan dengan akhir pekan.

“Prediksi puncaknya hari ini dan besok, karena wisatawan biasanya datang di awal long weekend, mulai pagi sampai siang hari,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, mayoritas kendaraan yang masuk Kota Batu merupakan kendaraan pribadi dengan pelat luar daerah, terutama dari Malang Raya dan sekitarnya melalui Tol Singosari. Sementara jumlah bus pariwisata masih relatif terbatas.

Terkait parkir, Satlantas Polres Batu memastikan hingga saat ini belum ada kendala signifikan. Namun potensi kepadatan parkir diperkirakan terjadi di kawasan Alun-Alun Kota Batu.

“Untuk Alun-Alun, parkir kami arahkan ke area oleh-oleh di Jalan Diponegoro lama, Brawijaya sisi dalam. Kapasitasnya cukup luas dan jaraknya masih terjangkau dengan berjalan kaki,” terangnya.

Sebagian besar wisatawan diketahui menuju destinasi unggulan seperti Jatim Park Group, Santerra, Selecta, hingga berbagai wisata alam di Kota Batu.

Satlantas Polres Batu mengimbau masyarakat dan wisatawan yang memanfaatkan libur panjang Isra’ Mi’raj agar mengatur waktu perjalanan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di Kota Wisata Batu. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H