Lamongan, tagarjatim.id – Dampak luapan Sungai Bengawan Jero masih dirasakan warga Dusun Dukun, Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan. Hingga Rabu siang, puluhan rumah warga masih terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 60 sentimeter.
Sedikitnya 84 kepala keluarga terdampak banjir di dusun tersebut. Selain merendam rumah warga, genangan air juga menutup seluruh akses jalan kampung. Kondisi jalan yang licin akibat lama terendam banjir membuat aktivitas warga terganggu dan menyulitkan kendaraan roda dua untuk melintas.
Situasi tersebut mendorong relawan dari LSM Cakrawala Hilal Ahmad untuk turun langsung memberikan bantuan kepada warga terdampak. Penyaluran bantuan dilakukan bersama unsur Polairud serta Koramil setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang telah berbulan-bulan hidup dalam kondisi banjir.
“Saya bersama tim, beserta Polairud dan Koramil setempat, memberikan sedikit bingkisan berupa makanan serta obat-obatan untuk meringankan beban warga, karena selama dua bulan terakhir kampung mereka terus terendam banjir,” ujar Hilal.
Dalam kegiatan tersebut, relawan menyalurkan sekitar 700 paket nasi kotak siap saji. Selain itu, bantuan obat-obatan juga diberikan, di antaranya obat anti nyamuk dan obat masuk angin yang disiapkan sebanyak seribu paket.
Kepala Dusun Dukun, Suparjo, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan kepada warganya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat dibutuhkan mengingat keterbatasan mobilitas warga selama banjir berlangsung.
“Saya sangat bersyukur kepada relawan LSM Cakrawala yang sudah bersedia membantu warga kami. Selama banjir ini, warga kesulitan keluar kampung karena semua jalan terendam air,” kata Suparjo.
Ia berharap perhatian dari berbagai pihak terus berlanjut hingga kondisi benar-benar normal. Warga Dusun Dukun juga berharap banjir yang telah berlangsung cukup lama tersebut dapat segera surut sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan seperti biasa.
Dengan adanya bantuan makanan dan obat-obatan ini, diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak banjir, sekaligus membantu menjaga kondisi kesehatan masyarakat di tengah situasi darurat. (*)




















