Sidoarjo, Tagarjatim.id – Sebuah rumah warga Desa Gelam, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, ambruk pada Selasa (13/1/2026) dini hari. Runtuhnya atap rumah milik Yanuar Supartono tersebut diduga akibat amblesnya tembok samping rumah yang tergerus aliran air.

Menurut Fredo Nugraha, anak bungsu Yanuar, sebelum ambruk terdengar suara retakan dari dalam rumah. Awalnya, bunyi tersebut dikira berasal dari hewan.

“Terdengar bunyi seperti kretek-kretek. Kami sempat mengira itu suara hewan. Tidak lama kemudian, tembok samping ambruk lebih dulu, disusul runtuhnya atap rumah,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).

Beruntung, seluruh anggota keluarga yang berjumlah empat orang dan tengah terlelap di dalam rumah tidak menjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, seluruh anggota keluarga Yanuar terpaksa mengungsi karena rumah sudah tidak dapat dihuni.

“Kami semua ngekos, soalnya rumah sudah tidak bisa dihuni lagi. Atapnya runtuh, tembok sampingnya ambruk,” tambahnya.

Sementara itu, Yusuf, warga setempat, menyebutkan bahwa pada Selasa (13/1/2026) sore, hujan cukup lebat disertai angin kencang mengguyur kawasan Desa Gelam. Ia menduga ambruknya rumah Yanuar disebabkan oleh air hujan yang menggerus tanah di saluran air samping rumah.

“Saluran airnya sepertinya tergerus air hujan. Akhirnya tembok samping ambles dan ambruk, lalu disusul runtuhnya atap rumah Pak Yanuar,” terangnya.

Hingga saat ini, sejumlah relawan dan warga sekitar masih melakukan pembersihan material bangunan yang ambruk. Rencananya, rumah berukuran 5 x 10 meter tersebut akan segera direnovasi.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H