Penulis : Dixs Fibrian
Blitar, tagarjatim.com – Penganiayaan hingga menyebabkan luka terjadi pada bapak dan anak warga Dusun/Desa Soso, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Ketua RT setempat, Agus Triono emosi setelah sebelumnya mendapatkan pukulan karena cek cok soal perusakan tanaman.
Kepala Seksi Humas Polres Blitar Iptu Heri Irianto mengatakan kasus itu berawal dari aduan warga bernama Sriadi menemui Agus Triono dan memberikan informasi bahwa tanaman miliknya yang ada di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar dirusak oleh Deni Sutejo (46) warga, Dusun/Desa Soso, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.
Mendengar kejadian itu Agus Triono selaku Ketua RT setempat mendatangi yang bersangkutan kebun untuk mengajak dialog dengan Deni Sutejo, namun saat di lokasi justru terjadi cek cok antara anak Deni Sutejo. Kemudian Advis Sang Saka Panjalu (17) tiba-tiba memukul pelipis kiri Ketua RT tersebut.
Setelah menerima pukulan itu, spontan Ketua RT itu emosi dan mengambil sabit yang dipegang olah salah seorang petani dan langsung membacok bagian belakang leher anak Deni tersebut. Perkelahian juga berlanjut mengakibatkan Deni juga terkena sabetan senjata tajam bagian kepala.
Menurut dia, kasus itu juga dipicu masalah sengketa lahan. Saat ini, kasus tersebut masih ditangani polisi.
“Kejadian diduga penganiayaan dengan senjata tajam itu terjadi saat petani tebu itu membersihkan kebun tebunya. Pak Deni sedang sedang menebangi kayu. Pak Agus kemudian mendatangi lokasi untuk diskusi, agar tidak menebangi kayu. Belum selesai diskusi dipukul hingga jatuh, spontan Pak Agus menyabetkan itu (senjata tajam),” jelasnya Jumat (19/7/2024).
Untuk saat ini, korban sudah dalam perawatan di rumah sakit. Untuk luka anak Pak Deni di bagian tengkuk belakang, sedangkan untuk luka Deni sendiri di bagian kepala.
“Untuk korban sudah di rumah sakit,” ungkapnya.
Pelaku, kata dia, juga sudah menyerahkan diri ke polisi. Saat ini, ia masih diperiksa petugas untuk memastikan penyebab kasus tersebut. (*)




















