Kabupaten Malang,Tagarjatim.id – Arema FC akhirnya mengakhiri paceklik kemenangan di kandang sendiri. Singo Edan menang dramatis 2-1 atas Persik Kediri pada lanjutan Super League yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (11/1/2026) sore.

Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Arema FC setelah enam laga kandang sebelumnya gagal meraih tiga poin. Hasil tersebut terasa semakin spesial karena Arema sempat tertinggal lebih dulu sebelum membalikkan keadaan di masa injury time.

Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil agresif. Arema dan Persik saling menekan sepanjang babak pertama, namun rapatnya pertahanan masing-masing membuat skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Kebuntuan baru terpecah pada menit ke-80. Persik Kediri unggul lebih dulu lewat gol Mochammad Supriadi yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Arema. Gol tersebut sempat membuat tim tamu di atas angin.

Namun, drama terjadi di penghujung laga. Tekanan bertubi-tubi Arema berbuah gol bunuh diri Mochammad Supriadi pada menit ke-90+5 yang mengubah skor menjadi 1-1. Tak lama berselang, Arema memastikan kemenangan melalui gol Lucas Puleio, sekaligus mengunci comeback dramatis Singo Edan.

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, mengaku sangat kecewa dengan hasil tersebut. Ia menilai timnya tampil lebih baik, namun gagal menjaga fokus di menit-menit akhir.

“Kami bermain sangat bagus dan pantas menang. Tapi di menit-menit terakhir kami kehilangan fokus dan takut kehilangan kemenangan yang sudah di depan mata,” ujar Marcos usai pertandingan.

Sementara itu, pelatih Arema FC Marcos Santos memuji semangat juang anak asuhnya yang tidak menyerah hingga peluit akhir dibunyikan.

“Kami tidak pernah menyerah. Arema adalah tim pejuang dan para pemain menunjukkan itu sampai detik terakhir,” kata Marcos Santos.

Tambahan tiga poin membuat Arema FC naik ke peringkat 10 klasemen sementara dengan koleksi 21 poin. Di sisi lain, Persik Kediri harus turun dua posisi ke peringkat 12 dengan raihan 19 poin. (*)

selamat tahun baru 2026