Kota Malang, Tagarjatim.id – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meresmikan Gerai Koperasi Merah Putih di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada Minggu (11/1/2026). Kehadiran gerai ini menjadi solusi sementara di tengah keterbatasan lahan yang masih menjadi kendala utama pengembangan koperasi di wilayah perkotaan.
Pemerintah Kota Malang bersama pengurus Koperasi Merah Putih terus mencari berbagai alternatif solusi, salah satunya melalui inisiatif Kelurahan Bunulrejo yang menyediakan ruang gerai sembari menunggu penetapan lokasi permanen koperasi.
Selain itu, Pemkot Malang juga tengah menginventarisasi aset-aset daerah yang berpotensi dimanfaatkan sebagai lokasi pengembangan Koperasi Merah Putih ke depan.
Di Gerai Koperasi Merah Putih Bunulrejo, sejumlah unit usaha telah mulai dijalankan, antara lain penjualan sembako, air minum, LPG, hingga sentra produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu Hidayat mendorong Koperasi Merah Putih untuk menjalin kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sinergi ini diharapkan dapat memastikan kebutuhan bahan pangan program pemenuhan gizi dipasok langsung dari koperasi kelurahan terdekat.
“Bisa langsung berkoordinasi dengan koperasi kelurahan Merah Putih yang ada di sekitarnya. Dari sisi harga juga hampir sama, bahkan lebih murah karena koperasi berkoordinasi langsung dengan Bulog sesuai arahan Presiden. Dua program strategis nasional ini saling membutuhkan, sehingga dengan sinergi yang baik, koperasinya hidup dan SPPG-nya juga berjalan,” ujar Wahyu.
Dengan kolaborasi dua program strategis nasional tersebut, Pemkot Malang berharap roda perekonomian Koperasi Merah Putih dapat bergerak lebih optimal sekaligus mendukung kelancaran layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.
Saat ini, dari total 57 Koperasi Merah Putih yang telah didirikan di Kota Malang, sebanyak 12 koperasi telah beroperasi. Pemerintah Kota Malang menargetkan seluruh Koperasi Merah Putih dapat beroperasi dalam satu tahun ke depan, meskipun tantangan penyediaan lahan masih terus diupayakan penyelesaiannya.(*)






















