Kabupaten Malang, Tagarjatim.id — Pemerintah Kabupaten Malang terus mendorong percepatan pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) . Hingga awal Januari 2026, dari target 233 unit SPPG di Kabupaten Malang, sebanyak 151 unit telah terealisasi. Dari jumlah tersebut, 124 SPPG sudah beroperasi, sementara 27 unit lainnya masih dalam tahap persiapan operasional.
Upaya tersebut kembali diperkuat dengan peresmian SPPG Putukrejo di Kecamatan Kalipare oleh Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, pada Jumat (9/1/2026). SPPG Putukrejo menjadi SPPG pertama yang beroperasi di Kecamatan Kalipare dan diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Lathifah Shohib menekankan pentingnya memberikan perhatian khusus kepada anak usia dini, terutama peserta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi. Menurutnya, kelompok usia tersebut berada pada masa emas pertumbuhan yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Kalau saya berharap PAUD itu mendapatkan prioritas karena PAUD ini kan golden age. Tentunya mereka di samping memerlukan stimulasi untuk pengembangan di bidang kecerdasan intelektual dan kecerdasan multiple intelegensi, supaya antara jasmani dan rohani imbang,” ujar Lathifah.
Pada tahap awal operasional, SPPG Putukrejo ditargetkan melayani sekitar 2.500 penerima manfaat. Mereka terdiri atas siswa dan tenaga pendidik, serta kelompok B3 yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Layanan SPPG ini menjangkau sejumlah sekolah dasar dan menengah yang berada di tiga desa di wilayah Kecamatan Kalipare.
Kepala SPPG Putukrejo, Achmad Andre Rifqiarno, menjelaskan bahwa sebagian besar penerima manfaat berasal dari kalangan pelajar dan tenaga pendidik. “Kalau untuk penerima manfaat, 2.000 itu siswa untuk sementara ini dan tenaga pendidik termasuk guru, lalu 500 untuk B3 yaitu bumil, busui, balita satu sampai lima tahun termasuk PAUD,” jelasnya.
Sementara itu, Pemkab Malang mencatat hingga saat ini jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis di seluruh wilayah Kabupaten Malang telah mencapai 302.193 orang. Pemerintah daerah berharap keberadaan SPPG yang terus bertambah dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing.
Dengan percepatan pendirian SPPG di berbagai kecamatan, Pemkab Malang optimistis Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah kabupaten.(*)





















