Kabupaten Malang, Tagarjatim.id — Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, meresmikan Kampung PLN Mobile di Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (9/1/2026). Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mempermudah layanan kelistrikan sekaligus mendorong transformasi digital pelayanan publik di daerah.

Pemerintah Kabupaten Malang menilai kehadiran Kampung PLN Mobile memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mengakses berbagai layanan kelistrikan tanpa harus datang langsung ke kantor PLN. Melalui aplikasi PLN Mobile, warga dapat melakukan pembayaran listrik, membeli token, menyampaikan pengaduan gangguan, hingga mengakses layanan pelanggan lainnya secara digital.

Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib mengatakan, Kampung PLN Mobile diharapkan dapat menjadi proyek percontohan yang selanjutnya dikembangkan di desa dan kelurahan lain di wilayah Kabupaten Malang. Menurutnya, kemudahan akses layanan ini sangat membantu masyarakat, khususnya yang tinggal jauh dari pusat pelayanan kelistrikan.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi salah satu pilot project yang akan dikembangkan di kampung-kampung lain atau desa dan kelurahan lain di Kabupaten Malang. Program ini memberikan kemudahan luar biasa kepada masyarakat karena tidak perlu antre atau meninggalkan rumah, cukup menggunakan aplikasi PLN Mobile,” ujar Lathifah.

Ia menambahkan, digitalisasi layanan publik seperti ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, menjelaskan bahwa melalui PLN Mobile seluruh layanan kelistrikan kini dapat diakses dalam satu genggaman. Menurutnya, kehadiran Kampung PLN Mobile bertujuan untuk mendekatkan layanan digital kepada warga sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat.

“Harapannya semakin banyak masyarakat yang menggunakan aplikasi PLN Mobile, baik untuk membeli token, membayar listrik, melaporkan gangguan, maupun layanan lainnya. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu menggunakan calo karena semua bisa diakses langsung melalui aplikasi,” kata Agung.

Ia juga mengungkapkan, ke depan PLN berencana memperluas program serupa ke sejumlah lokasi lain, termasuk pasar-pasar tradisional di Kabupaten Malang, agar layanan kelistrikan digital semakin dekat dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain layanan digital, PLN juga menyiapkan program pembinaan masyarakat, termasuk pendampingan bagi UMKM binaan. Program ini diharapkan dapat mendukung kesejahteraan warga sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal di sekitar Kampung PLN Mobile.

Dengan hadirnya Kampung PLN Mobile, Pemerintah Kabupaten Malang dan PLN berharap kualitas pelayanan publik di sektor kelistrikan semakin meningkat serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital. (*)

selamat tahun baru 2026