Lamongan, Tagarjatim.id – Sebuah jembatan di Desa Sewor, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, amblas, Kamis (8/1/2026). Amblasnya jembatan diduga kuat akibat tergerusnya tanah penyangga dan pondasi jembatan oleh aliran sungai, yang diperparah oleh tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya erosi pada bagian bawah dan sisi jembatan, sehingga struktur jembatan melemah.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, menjelaskan bahwa sebagian badan jembatan mengalami penurunan (ambles) sehingga menyebabkan kondisi jembatan tidak layak dilalui, khususnya oleh kendaraan roda empat.

“Sebagian badan jembatan ambles dan berlubang, Paving block turun dan terlepas dari susunan awal, pembatas jembatan (handrail) miring dan pecah, serta terlihat bekas gerusan aliran air sungai pada sisi bawah dan samping jembatan,” ungkapnya.

Secara konstruksi, Jembatan Sewor merupakan jembatan kecil permanen dengan permukaan jalan menggunakan paving block dan beton, dilengkapi pembatas jembatan dari beton dan pipa besi. Jembatan tersebut merupakan akses penghubung jalan desa yang memiliki peran penting bagi masyarakat, baik untuk mobilitas warga sehari-hari, pengguna kendaraan roda dua, maupun kendaraan pengangkut hasil pertanian.

Mengantisipasi hal berbahaya, Kapolsek Sukorame AKP Hariono, bersama anggota segera memasang garis polisi (police line) pada titik jembatan yang ambles.

“Jembatan Sewor merupakan bentuk kerusakan infrastruktur yang memerlukan penanganan cepat dan serius, baik melalui pengamanan lokasi, pemasangan rambu peringatan, maupun koordinasi dengan instansi terkait guna dilakukan perbaikan darurat maupun permanen,” tutupnya.(*)

selamat tahun baru 2026