Kota Malang, tagarjatim.id – Derai air mata penonton mewarnai roadshow film Sampai Titik Terakhirmu, di Studio 3 CGV Malang City Point, Kamis (20/11/2025). Film garapan LYTO Pictures ini, sukses menguras emosi penonton sepanjang pemutaran film berlangsung.
Adegan demi adegan dan jalan cerita yang dikemas apik, membawa penonton terseret dan turut merasakan emosi para pemain. Bahkan, hingga film selesai, beberapa penonton masih terlihat sesenggukan lantaran masih terbawa emosi.
Tak sampai disitu, histeria penonton kembali pecah saat 3 pemeran dalam film tersebut menyapa langsung begitu lampu dalam studio menyala. Ketiga pemeran film Sampai Titik Terakhirmu yang datang yakni Unique Priscilla yang memerankan Ibu Shella serta pemeran tetangga shella yaitu Siti Fauziah dan TJ Ruth. Kedatangan ketiganya memberi kejutan bagi para penonton yang masih larut dalam cerita film yang diangkat dari kisah nyata ini.
Kejutan kembali terjadi saat Albi Dwizky, pemilik kisah asli film ini berdiri langsung di hadapan para penonton. Kepada mereka, Alby mengungkapkan alasan memilih Malang menjadi salah satu kota dalam roadshow film ini.
“Terimakasih telah meluangkan waktunya menonton film ini, saya senang sekali datang ke Kota Malang, karena Malang adalah salah satu kota yang pernah dikunjungi almarhum Shella sewaktu dia masih bermain bola. Saya sungguh merasakan hadirnya Shella di sini,” ujar Albi dengan suara parau.
Di akhir sapaannya, Alby berpesan kepada para penonton untuk lebih menghargai waktu kebersamaan dengan orang-orang yang mereka sayangi.
“Semoga teman-teman sehat selalu, dan lebih menghargai waktu kebersamaan dengan orang-orang yang kalian sayangi. Jadilah support sistem yang baik bagi mereka,” pesannya.
Unique Priscilla, aktris senior yang berperan sebagai Erna atau ibunda Sella bercerita bagaimana emosinya juga teraduk saat proses pengambilan gambar. Disisi lain, ia memerankan seorang ibu yang tegar dan harus menyembunyikan kesedihanya di depan Shella, agar anaknya pantang menyerah dengan penyakit yang dideritanya. Namun, sisi kemanusiaanya kadang terlalu larut dalam cerita yang membuatnya tak kuasa menahan air mata.
“Saya memerankan ibunya Shella. Sosok yang kuat, tegar dan harus tetap senyum sebagai support sistem bagi anaknya yang menderita kanker agar tidak menyerah. Sulit memang, kadang saat shooting mau menangis karena larut dalam cerita,” kisahnya.
Film berdurasi hampir 2 jam ini sukses mendapat apresiasi dari penonton di Kota Malang. Salah seorang penonton, Zahwa Agisya mengaku film Sampai Titik Terakhirmu cukup bagus dan mengaduk perasaan penonton.
“Filmnya keren banget, kita juga mampu ngerasain hubungan Alby dan Shella secara langsung, keren keren, ungkapnya.
Film garapan sutradara Dinna Jasanti ini terinspirasi dari kisah nyata penuh haru tentang perjuangan dan ketulusan cinta antara Albi Dwizky dan Shella Selpi Lizah. Shella adalah seorang pejuang kanker ovarium, melewati masa-masa sulit dalam hidupnya dengan didampingi sang kekasih, Albi, yang tak pernah lelah memberikan semangat.
Kisah pasangan yang sempat viral di media sosial ini, kemudian diangkat ke layar lebar dengan pemeran utama Mawar Eva de Jongh yang memerankan Shella dan Arbani Yasiz yang berperan sebagai Alby.(*)




















