Penulis : Dixs Fibrian
Jombang, tagarjatim.com – Audi Pratama (36) warga Tenggilis Mejoyo, Kecamatan Tenggilis, Surabaya, Jawa Timur, karyawan PT Wika Krian ditemukan meninggal dunia secara misterius di rumahnya di Perumahan Grand Nirwana Blok C Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Korban ditemukan tewas dibawah meja dapur rumahnya dengan kondisi membusuk dan tubuhnya penuh darah.
Tony Prasetyo, Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat mengungkapkan korban pertama kali ditemukan warga berawal dari rekan kerjanya mencari korban ke rumahnya, karena sejak 16 April 2024, korban tidak pernah masuk kerja tanpa ijin. Setelah didatangi di rumahnya temannya curiga mencium bau busuk menyengat dari dalam rumah dan melihat kunci masih menempel.
Curiga dengan bau busuk tersebut akhirnya, warga bersama teman korban mendobrak pintu, dan melihat korban sudah tak bernyawa.
” Jadi waktu itu saya kerja masih di kantor, sekretaris saya telepon memberitahu jika ada teman kerjanya Pak Audy datang mencari Pak Aidy karena sejak tanggal 16 April 2024 tidak masuk kerja. Saat datang ke rumah Pak Audy, temannya curiga melihat kunci masih menempel dari dalam kemudian saya suruh mendobrak jendela dan melihat korban sudah meninggal,” kata Tony, kepada wartawan, Rabu (24/4/2024).
Menurut Tony sebelum ditemukan tewas, warga sejak seminggu mencium bau tidak sedap dari rumah korban. Tapi, warga tidak mengetahui jika bau busuk itu berasal dari jasad korban.
“Kata warga depan rumah yang bersangkutan (korban) tercium bau slenting (bau busuk) dari rumah korban. Informasinya korban meninggal sudah seminggu,” ungkapnya.
Ia menambahkan setelah mengetahui korban meninggal, warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Dari hasil olah TKP, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di dalam rumah korban.
Kata Tony, saat ditemukan korban dalam posisi tergeletak dan ada darah serta ada cairan di tubuh korban.”Korban ditemukan dalam posisi tergeletak terlentang,” ucap Tony.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban merupakan seorang duda. Setiap hari korban hidup sendiri setelah cerai dengan istrinya.
Hingga saat ini kasus penemuan mayat korban ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Jombang. (*)




















