Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Kesadaran akan bahaya narkoba tidak mudah didapat masyarakat baik secara individu atau kelompok. Namun pemandangan berbeda terlihat pada Karnaval Festival Budaya Desa Pandanmulyo, Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang yang digelar pada sabtu (4/10/2025), sore.
Karnaval Festival Budaya Desa Pandanmulyo Bersinar 2025 ini digelar dengan mengusung tema ‘Hidup Sehat Tanpa Narkoba’, Warga Desa Pandanmulyo Dukung Berantas Narkoba’, Masa Depan Bangsa Tanggungjawab Kita’.
Kepala Desa Pandanmulyo, Sutikno, mengaku momentum kagiatan ini sengaja dipilih untuk mengampanyekan kampung tangguh bebas narkoba. Peredaran narkoba hingga kini masih sulit diberantas dan sangat mengancam masa depan generasi bangsa.
“Tujuannya agar masyarakat mengerti bahaya dari dampak baik sebagai pengedar ataupun pemakai. Barang haram itu sudah banyak merusak generasi bangsa. Momen ini tepat kita jadikan sebagai ajang kampanye hidup bebas dari Narkoba, ” Ungkpa Sutikno.
Kampanye anti narkoba ini diharapkan mampu memberikan kesadaran kepada masyarakat akan bahaya narkoba terutama pada kaum muda yang menjadi sasaran dari peredaran narkoba.
Kampanye anti narkoba penting dilakukan dengan berbagai cara baik dikemas dalam kegiatan sosialisasi ataupun berupa pertunjukan yang bisa menarik perhatian masyarakat.
“Bagi mereka yang sudah terlanjur menjadi pemakai semoga berhenti dan bagi yang belum harus menjauh dari narkoba. Narkoba hadus kita berantas dan kita lawan,” Tambah Sutikno.
Kegiatan karnaval yang mengusung tema anti narkoba ini mendapat apresiasi dari banyak pihak. Baik itu dari unsur pemerintah daerah ataupun pihak Kepolisian setempat.
Camat Tajinan, Franky Iskandari,S.STP., M.A.P, menyatakan kegiatan yang digelar Desa Pandanmulyo merupakan cara kreatif dalam melawan peredaran narkoba.
Narkoba merupakan ancaman nyata yang bisa merusak generasi penerus bangsa. Kegiatan ini didukung semua lapisan masyarakat ataupun unsur pemrintahan. Ini harus diikuti desa lain dalam upaya mengkampanyekan hidup sehat tanpa narkoba.
“Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk melestarikan budaya namun juga menjaga generasi bangsa dari ancama narkoba yang nyata merusak generasi bangsa,”Ungkap Franky Iskandari.
Tak hanya dari unsur pemerintahan, kegiatan Karnaval Festival Budaya Desa Pandanmulyo Bersinar 2025 ini juga semangat diikuti para peserta. Mereka meneriakkan yel yel anti narkoba.
Mereka berharap pesan anti narkoba dalam karnaval ini bisa membuat masyarakat, terutama generasi muda hidup sehat bebas narkoba.
“Kami ingin anak-anak kami tumbuh dalam lingkungan sehat. Hari ini Desa Pandamulyo ikrar melawan narkoba dalam bentuk apapun,” pungkas salah satu peserta. (*)




















