Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Pemerintah Kabupaten Malang terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan sejalan dengan Dasa Cita Bupati Malang H.M. Sanusi, serta visi-misi dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RPJMD) yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Langkah konkret diwujudkan melalui groundbreaking pembangunan Rumah Sakit Hermina yang berlokasi di Jalan Raya Mojosari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Sanusi bersama manajemen PT Medika Loka Kepanjen, Senin (29/9/2025).
Dalam beberapa tahun terakhir, sektor kesehatan di Kabupaten Malang menunjukkan kemajuan. Angka harapan hidup masyarakat meningkat berkat akses layanan kesehatan yang lebih baik, baik di tingkat desa maupun rumah sakit rujukan. Kasus stunting pun menurun, meski masih dibutuhkan upaya lebih keras melalui intervensi gizi, sanitasi, serta pendidikan keluarga.
Namun demikian, tantangan di bidang kesehatan masih ada, mulai dari penyebaran penyakit menular, kebutuhan layanan ibu dan anak, hingga keterjangkauan layanan kesehatan yang berkualitas.
“Karena itulah, pembangunan RS Hermina Kepanjen ini hadir sebagai jawaban nyata untuk memperluas akses, meningkatkan kualitas layanan, dan mendekatkan fasilitas kesehatan modern kepada masyarakat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada manajemen PT Medika Loka Kepanjen serta seluruh pihak yang terlibat,” ujar Bupati Sanusi dalam sambutannya.
Sanusi menambahkan, kehadiran RS Hermina tidak hanya menambah pilihan layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.
“Ini semua terwujud karena adanya sinergi. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Iwan Kurniawan selaku pemrakarsa pembangunan RS Hermina di Kepanjen,” tegasnya.
Rumah Sakit Hermina Kepanjen nantinya akan menghadirkan berbagai layanan unggulan, mulai dari instalasi gawat darurat, rawat inap, pelayanan kesehatan ibu dan anak, hingga poliklinik spesialis. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memangkas jarak tempuh masyarakat yang selama ini harus ke Kota Malang atau daerah lain untuk mendapat layanan serupa.
Selain sektor kesehatan, keberadaan RS Hermina Kepanjen juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal, termasuk UMKM, transportasi, dan jasa penunjang lainnya.
“Momentum hari ini adalah bukti nyata komitmen bersama untuk menjadikan Kabupaten Malang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya saing. Mari kita kawal pembangunan ini hingga selesai, serta doakan agar berjalan lancar, tepat waktu, dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” pungkas Sanusi.
Sementara itu, pengusaha properti Malang, Iwan Kurniawan, yang juga pemrakarsa pembangunan RS Hermina Kepanjen, menargetkan proyek selesai dalam waktu tujuh bulan.
“Saya meminta pihak manajemen PT Medika Loka agar dapat menyelesaikan pembangunan RS Hermina dalam tujuh bulan ke depan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (4/10/2025). (*)




















