Penulis : Aming Naqsabandi

Kediri, tagarjatim.com – Pondok Pesantren Wali Barokah LDII Kota Kediri, Jawa Timur, mengadakan santunan yatim dan duafa yang digelar dalam acara silaturahmi dan buka bersama Ramadhan 1445 Hijriah. Santunan yatim diberikan kepada 100 untuk anak-anak di Kediri serta 700 paket untuk duafa.

Ketua DPD LDII Kota Kediri H. Agung Riyanto menjelaskan acara ini rutin digelar setiap tahun. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi maupun kekompakan dengan semua pihak.

Dirinya menambahkan, di bulan Ramadhan ini merupakan upaya untuk meningkatkan ibadah, rasa keimanan serta ketakwaan. Acara ini juga digelar sebagai wujud kontribusi positif dari pesantren dengan memperhatikan anak-anak tersebut.

Dalam acara ini diberikan santunan untuk 100 yatim. Selain itu, pesantren juga akan membagikan 700 paket santunan untuk masyarakat kurang mampu di sekitar pondok pesantren.

“Kami berikan santunan untuk duafa kurang lebih 700 paket dan anak-anak 100. Kami libatkan RT/ RW setempat dalam distribusinya. Ini wujud nyata, kontribusi positif dari pondok pesantren, bahwa kami peduli dengan lingkungan,” katanya Selasa (26/3/2024).

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kediri Bagus Alit yang juga hadir dalam acara itu mengungkapkan tentang predikat Kota Kediri yang sudah berhasil mempertahankan predikat 10 besar sebagai kota paling toleran di Indonesia. Dengan predikat ini sekaligus menunjukkan bahwa Kota Kediri terus berkomitmen dalam menjaga dan menjunjung tinggi kerukunan umat beragama.

“Saya berterima kasih dan apresiasi kepada Ponpes Wali Barokah dan LDII yang selama ini ikut berkontribusi dalam menjaga kerukunan dan toleransi di tingkat masyarakat,” kata Sekda.

Hadir dalam acara ini selain dari Sekda Kota Kediri, juga dari Kementerian Agama Kota Kediri, Kejari Kediri, serta berbagai instansi lainnya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian santunan untuk anak-anak yatim dan buka bersama. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H