Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Sebanyak empat dusun di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, diterjang banjir pada Sabtu malam (20/9/2025). Air yang berasal dari luapan Sungai Penguluran akibat hujan deras itu merendam puluhan rumah warga.
Berdasarkan keterangan dari Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, bencana tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi di hulu sungai.
“Debit air di sungai Penguluran terus meningkat karena hujan deras sehingga air sungai meluap ke jalan desa dan menggenangi rumah warga,” kata Sadono, Minggu (21/9/2025).
Sadono menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima, hujan deras mulai turun pukul 20.00 WIB. Pada pukul 00.30 WIB, air mulai memasuki permukiman warga. Luapan air sungai tidak hanya membawa air, tetapi juga material lumpur, bebatuan, dan batang pohon.
“Selain merendam rumah warga setinggi 1,5 meter, banjir juga menutup sebagian jalan sehingga lalu lintas terganggu,” ujarnya.
Dusun yang terdampak meliputi Krajan Tengah, Krajan Kulon, Krajan Wetan, dan Rowotrate. Ribuan warga dari empat dusun tersebut merasakan dampak banjir.
Berikut data penduduk yang terdampak:
Dusun Krajan Tengah: 705 jiwa / 240 KK
Dusun Krajan Kulon: 411 jiwa / 163 KK
Dusun Krajan Wetan: 648 jiwa / 250 KK
Dusun Rowotrate: 464 jiwa / 177 KK
Meski air banjir telah surut, petugas BPBD Kabupaten Malang masih melanjutkan proses pembersihan material sisa banjir dari rumah-rumah warga dan jalan desa.
“Kami telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sitiarjo dan Kedungbanteng, Pemerintah Kecamatan Sumbermanjing Wetan, serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang terkait pembersihan dampak banjir di jalan,” pungkas Sadono. (*)




















