Jombang, tagarjatim.id – Sebuah bus pariwisata berpenumpang 59 orang peziarah dan dua orang crew asal Kediri, terlibat kecelakaan dengan mobil Toyota Yaris di jalan raya Mojowarno, Jombang, Sabtu (20/9/2025) siang.

Insiden tabrakan adu banteng itu tepatnya terjadi di Desa Kedungpari, Kecamatan Mojowarno. Akibatnya satu orang mengalami luka-luka yakni kernet bus.

Riono (52 tahun) saksi mata di lokasi mengaku mendengar benturan keras dan setelah didatangi ternyata terjadi insiden kecelakaan.

“Saya dari sana dengar suara bres, akhirnya tahu-tahu ini (mobil Yaris) sudah di sini ini sudah berhenti” ujarnya.

“Katanya sopir (mobil Yaris) ini bus yang oleng terus bus ditanyain yang ini oleng yang kendaraan (Yaris) ini, yang kernet yang terpental langsung dibawa ke Rumah Sakit,” tukas Riono.

Sementara itu menurut sopir bus, Widodo (50 tahun) asal Kediri saat itu kendaraan yang dikemudikannya melaju dari arah barat usai dari berziarah ke makam Gus Dur menuju ke arah timur menuju makam mbah Sayid Sulaiman di Mojoagung untuk mengantarkan rombongan peziarah.

Setibanya di TKP (tempat kejadian perkara) dari arah berlawanan kendaraan Yaris melaju terlalu ke kanan dikiranya hendak belok karena ada perempatan jalan, namun setelah jarak semakin dekat kendaraan Yaris melaju ke kiri hingga akhirnya terjadilah insiden tersebut.

“Kejadiannya itu mobil Yaris dari arah timur tahu tahu belok kanan saya menghindar kanan tak pikir mau belok kanan ada perempatan setelah dekat itu dibanting kiri setirnya akhirnya hantam bus saya,” ujar Widodo.

“Ya kecepatan tinggi (Yaris), saksinya banyak jamaah saya tahu semuanya kalau saya ngga banter (ngebut), ini dari Gus Dur ke Mbah Sulaiman Mojoagung ziarah rombongan dari Kediri ada 59 orang,” bebernya

Akibat insiden itu arus lalulintas di jalan raya mojowarno sempat tersendat, karena kedua bangkai kendaraan masih berada di TKP.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H