Kota Batu, tagarjatim.id – Di tengah situasi nasional yang sempat memanas akibat aksi perusakan sejumlah fasilitas umum, para pengemudi ojek online (ojol) di Kota Batu mengambil langkah berbeda. Mereka turun tangan ikut berjaga sekaligus membersihkan pos polisi sebagai wujud kepedulian.

Meski Kota Batu relatif aman dan tak terdampak langsung aksi anarkis, para ojol memilih terlibat aktif menjaga ketertiban. Kehadiran mereka di pos-pos polisi bukan sekadar simbol, tapi bentuk nyata solidaritas warga untuk menjaga kota wisata tetap kondusif.

“Kami ingin menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Sebagai warga, kami juga punya kewajiban untuk ikut peduli. Karena itu kami berjaga di pos polisi sebagai bentuk dukungan moral,” ujar Riko, salah satu perwakilan ojol Kota Batu, Kamis (4/9/2025).

Inisiatif ini mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga mengaku bangga melihat para ojol yang biasanya identik dengan transportasi online, kini ikut ambil peran dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata melalui Kasat Lantas AKP Kevin Ibrahim memberikan apresiasi tinggi atas langkah tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada rekan-rekan ojol. Sinergi antara masyarakat dan aparat adalah kunci terciptanya suasana aman dan kondusif,” tegasnya.

Aksi sederhana tapi penuh makna ini menegaskan bahwa keamanan adalah urusan bersama. Bukan hanya tugas aparat, tapi juga partisipasi masyarakat. Ojol Kota Batu membuktikan bahwa kepedulian kecil mampu memberi pesan besar: Kota Batu aman karena warganya peduli.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H