Gresik, tagarjatim.id – DPD Partai Golkar (Golongan Karya) Gresik menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI di Hotel Aston Gresik, Selasa (2/9/2025). Usai melalui berbagai tahapan, Wongso Negoro akhirnya ditetapkan secara aklamasi sebagai nakhoda DPD Golkar menggantikan Ahmad Nurhamim.
Sekretaris DPD Golkar Gresik, Atek Riduwan, mewakili panitia penyelenggara menyampaikan, pihaknya telah membuka pendaftaran calon ketua sejak Senin(1/8/2025). Namun hingga akhir Musda berlangsung, hanya satu calon yang mendaftar, yakni Wongso Negoro.
“Yang daftar cuma satu, Bapak Wongso Negoro yang juga anggota DPRD Gresik periode 2025-2030,” kata Atek, Selasa (2/9/2025).
Dengan hanya satu calon yang mendaftar, maka seluruh pemilik suara dalam Musda secara bulat menetapkan Wongso sebagai ketua terpilih.
Atek menambahkan bahwa dari total 23 suara yang berhak memilih, semuanya menyatakan dukungan penuh kepada Wongso. Mereka terdiri dari 18 pengurus kecamatan (PK), 1 suara dari DPD Golkar Gresik, 1 suara dari DPD Golkar Jatim, serta 3 suara dari organisasi sayap, organisasi didirikan, dan organisasi pendiri.
“Mudah-mudahan Golkar makin solid, makin besar bisa menyamai Golkar Jawa Timur,” harap Atek.
Sementara itu Ahmad Nurhamim selaku Ketua DPD Golkar Gresik sebelumnya mengatakan, Musda kali ini bertujuan untuk konsolidasi internal partai tanpa meninggalkan residu politik.
“Sesuai dengan pesan Golkar Jatim, Musda untuk konsolidasi yang tidak ada residu politik,” tuturnya
Nurhamim berharap di bawah kepemimpinan Wongso Negoro, Golkar Gresik dapat semakin kuat dan mampu mengantarkan kadernya maju sebagai calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Gresik 2030.
Diketahui Musda DPD Golkar Gresik dihadiri oleh sekitar 500 pengurus dan kader, serta dibuka langsung oleh Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi. (*)




















