Kota Blitar, Tagarjatim.id – Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba menghadiri peluncuran sapi merah putih yang digagas Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bekerja sama dengan PT Moosa Genetika Farmindo dan IPB University, Jumat (29/8/2025). Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah, termasuk Kota Blitar.
Sapi merah putih merupakan jenis sapi perah hasil seleksi genomik, yang dikembangkan sebagai solusi atas tantangan serius di sektor persusuan nasional.
Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan, inovasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas susu dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor.
“Dengan adanya sapi merah putih, kita ingin mendorong kedaulatan pangan. Ini adalah inovasi yang bisa memberi dampak langsung bagi peternak dan masyarakat,” kata Menteri Rachmat.
Wakil Wali Kota Blitar sendiri menilai peluncuran sapi merah putih ini membuka peluang besar bagi daerah untuk memperkuat sektor pangan dan peternakan.
“Dengan adanya inovasi ini, Kota Blitar semoga terinspirasi untuk mengembangkan kolaborasi riset, transfer teknologi, hingga peningkatan kapasitas peternak,” ujar Elim melalui rilis kepada tagarjatim.id Minggu (31/8/2025).
Elim Tyu Samba juga menambahkan, Pemerintah Kota Blitar juga siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan ketahanan pangan, yang tidak hanya menjamin ketersediaan susu dan produk turunannya, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peluncuran sapi merah putih menjadi tonggak baru bagi pembangunan sektor pertanian dan peternakan di Indonesia. Bagi Kota Blitar, momentum ini diharapkan dapat melahirkan inovasi nyata yang juga bisa mendukung visi pembangunan daerah.
“Hal ini sekaligus memperkuat peran Blitar sebagai bagian dari lumbung pangan Jawa Timur,” pungkasnya. (*) ADV




















