Kabupaten Blitar, tagarjatim.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Blitar mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi puluhan karyawan pabrik rokok di Kanigoro, Kamis (21/8/2025). Kegiatan ini memanfaatkan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025 selama dua hari, dari tanggal 20 hingga 21 Agustus 2025.
Kepala Dinas Perindag Kabupaten Blitar, Darmadi menyebutkan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali karyawan dengan kemampuan soft skill yang esensial.
“Industri ini tidak hanya menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, tetapi juga mengolah sumber daya alam dalam negeri dan memiliki potensi ekspor. Ini sesuai dengan kriteria industri yang patut dikembangkan,” ungkap Darmadi kepada wartawan Jumat (22/8/2025).
Darmadi menambahkan tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang manajemen waktu yang efektif, menanamkan nilai kejujuran dan loyalitas dalam bekerja, serta pentingnya sinergi tim untuk meningkatkan produktivitas perusahaan.

Pelatihan ini menjadi sangat penting karena beberapa alasan. Pertama, dalam era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, industri rokok dituntut untuk terus berinovasi dan meningkatkan efisiensi produksi. Karyawan yang memiliki keterampilan manajemen waktu yang baik akan mampu mengatur pekerjaan mereka dengan lebih efektif, mengurangi pemborosan waktu, dan meningkatkan output.
Kedua, nilai-nilai seperti kejujuran dan loyalitas sangat penting dalam membangun lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Karyawan yang jujur dan loyal akan bekerja dengan integritas tinggi, menjaga kualitas produk, dan menciptakan kepercayaan di antara rekan kerja serta manajemen. Hal ini akan berdampak positif pada citra perusahaan dan kepercayaan konsumen.
Ketiga, sinergi tim merupakan kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan perusahaan. Pelatihan ini akan membantu karyawan untuk memahami pentingnya kerjasama, komunikasi yang efektif, dan saling mendukung dalam menyelesaikan tugas. Dengan tim yang solid dan sinergis, perusahaan akan mampu menghadapi tantangan dengan lebih baik dan mencapai hasil yang optimal.
Pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta dari berbagai pabrik rokok di Kabupaten Blitar, termasuk Pabrik Rokok Piramid Global Tobacco, Cahaya Abadi Sejahtera, Anugrah Citra Abadi, Sumber Arta Makmur Mandiri, dan Bina Karya Tobacco.
“Dengan partisipasi aktif, kami berharap materi yang diberikan dapat diserap secara maksimal dan pada akhirnya memberikan dampak positif bagi peningkatan produktivitas pabrik rokok di Kabupaten Blitar,” pungkasnya. (*) ADV




















