Jombang, Tagarjatim.id – Thoriqoh Shiddiqiyyah melalui Dhibra Shiddiqiyyah Indonesia menggelar acara tasyakuran sekaligus penyaluran santunan pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah di Hotel Yusro, Peterongan, Jombang, Kamis (21/8/2025)

Acara yang juga dihadiri Bupati Jombang, Wasubi, ini merupakan wujud nyata rasa syukur sekaligus kepedulian sosial.

Ketua Umum Dhibra Shiddiqiyyah Pusat, Shofwatul Ummah, menyampaikan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan anugerah besar dari Alloh SWT yang wajib disyukuri.

“Sebagai bangsa yang besar, kita wajib menghargai dan melanjutkan perjuangan luhur para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan,” ujarnya.

Menurutnya, rasa syukur itu tidak hanya cukup diucapkan dengan lisan, tetapi diwujudkan dalam bentuk amal nyata. Program Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni menjadi salah satu langkah konkrit Shiddiqiyyah dalam menunaikan pesan Al-Qur’an dan hadits, yakni bersyukur, peduli sesama, serta memenuhi hak-hak anak yatim dan kaum dhuafa.

Dipaparkan, sejak pertama kali digulirkan pada 2002 hingga 2025, program ini telah berhasil membangun 1.934 unit rumah dengan total dana lebih dari Rp97,2 miliar. Dana tersebut sepenuhnya berasal dari partisipasi warga besar Thoriqoh Shiddiqiyyah dan para simpatisan.

“Perlu disadari pada hakekatnya Santunan Nasional Pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah ini, hanya menyampaikan haknya anak yatim / yatim piatu, kaum Dlu’afa yang ada pada pribadi kita masing-masing,” cetusnya.

Selain pada momentum kemerdekaan, Shiddiqiyyah juga rutin menyalurkan santunan pembangunan rumah pada peringatan Hari Sumpah Pemuda (28 Oktober). Hingga 2024 lalu, program Rumah Syukur Sumpah Pemuda Layak Huni telah membangun lebih dari 300 unit rumah dengan nilai bantuan mencapai puluhan miliar rupiah.

“Ini adalah bagian dari cara kami mensyukuri nikmat kemerdekaan dan menjaga semangat persatuan. Semoga NKRI senantiasa diberi keselamatan dan keberkahan oleh Alloh SWT,” tutup Shofwatul Ummah. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H