Jember, tagarjatim.id – Peristiwa unik terjadi di Perumahan Griya Mangli Blok DD-13, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember, Selasa (19/8/2025) pagi. Seorang ibu rumah tangga justru menghubungi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Jember ketika pintu kamar anaknya terkunci dari dalam, bukan memanggil tukang kunci sebagaimana biasanya.
Ibu bernama Eli itu panik karena pintu kamar tak bisa dibuka, sementara kunci menempel di bagian dalam. Lantaran bingung, ia menghubungi Mako A Damkarmat di Jalan Danau Toba, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari. Panggilan darurat tersebut langsung direspons.
Lima personel Damkarmat segera bergerak menuju rumah Eli dengan membawa peralatan seadanya.
Padahal, hanya beberapa ratus meter dari rumahnya, terdapat tukang kunci yang cukup terkenal. Adapun jarak antara rumah Eli dengan Markas Komando (Mako) A Damkarmat mencapai hampir 10 km.
Menurut keterangan anggota Damkarmat, Aris Setiawan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB. “Pemilik rumah telepon ke mako, bilang kamar anaknya terkunci dan kuncinya ada di dalam. Jadi tidak bisa dibuka dari luar,” ujarnya.
Hanya dalam hitungan menit, petuagas Damkarmat Jmber sudah tiba di lokasi. Petugas langsung memastikan memang benar pintu tidak dapat dibuka meskipun sudah dicoba berulang kali oleh penghuni rumah. “Karena pemilik rumah panik, akhirnya beliau minta bantuan ke kami,” terang Aris.
Dengan alat sederhana, tim Damkarmat berhasil membuka pintu hanya dalam waktu sekitar lima menit. Setelah pintu berhasil dibuka, Eli langsung merasa lega.
“Kami pakai sarana seadanya, tapi yang penting masalah bisa diselesaikan,” tambah Aris.
Yang membuat kejadian ini semakin unik, Eli rupanya punya alasan khusus tidak memanggil tukang kunci. Ia teringat pengalaman kerabatnya yang pernah mengalami hal serupa dan kala itu juga ditolong oleh petugas Damkarmat.
Dari situlah ia yakin menghubungi tim pemadam. Tidak ada korban maupun kerugian material dalam kejadian ini. Namun peristiwa tersebut menambah daftar panggilan darurat unik yang diterima Damkarmat Jember.
Beberapa pekan lalu, petugas Damkarmat Jember bahkan menerima panggilan darurat dari seorang gadis yang sedang depresi dan hendak bunuh diri dengan meminum cairan pembersih kloset. Melalui upaya persuasif, upaya bunuh diri tersebut berhasil digagalkan.
Selama ini, selain menangani kebakaran, petugas juga kerap membantu berbagai situasi darurat nonkebakaran di tengah masyarakat.
“Bagi kami setiap panggilan tetap harus ditindaklanjuti. Itu bagian dari komitmen dengan moto Pantang Pulang Sebelum Padam,” pungkas Aris. (*)




















