Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Sebuah sinergitas antara TNI Angkatan Darat dan masyarakat nampak terpampang jelas dalam memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 80. Dengan semangat persatuan, pasukan doreng berbaur dengan masyarakat untuk bergotong royong membentang bendera merah putih berukuran raksasa.
Dalam proses pembentangan bendera berukuran raksasa dengan panjang 50 meter dan lebar 25 meter yang dilakukan Prajurit Yonarmed 12 Kostrad bersama masyarakat dilapangan Margomulyo, Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Upacara yang dipimpin Danyonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Erlan Wijatmoko, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meneguhkan semangat persatuan, menumbuhkan nasionalisme, serta mempererat komunikasi antara TNI dan masyarakat, dalam menyongsong Indonesia Emas yang dicanangkan pemerintah.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai setiap perjuangan para pahlawan dan pendahulu bangsa. Sehingga dengan momentum ini, mari kita bersatu untuk mampu menyongsong Indonesia Emas yang harus terus diupayakan oleh seluruh elemen bangsa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Letkol Erlan menambahkan, kegiatan pembentangan bendera merah putih dengan ukuran raksasa ini, menjadi simbol kecintaan masyarakat terhadap bendera negeri ini, yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan para pendahulu bangsa ini.
“Sungguh tidak elok jika bendera merah putih yang sudah kita perjuangkan dengan peluh dan darah yang bercucuran disandingkan dengan bendera lain. Upacara bersama menjadi cara sederhana namun efektif untuk merawat kebersamaan,” ungkapnya.
Upacara bersama yang ditutup dengan pembentangan bendera raksasa ini, menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia masih terus peduli atas arti Kemerdekaan yang telah berusia 80 tahun, dengan terus merawat kebersamaan. (*)




















