Kabupaten Blitar, tagarjatim.id – Pengejaran pelaku tabrak lari terhadap anggota Satlantas Polres Blitar, membuahkan hasil. Gerak cepat polisi berhasil menangkap sopir mobil pikap, yang menabrak Aipda Z, hingga terpental dan terluka.

Polisi menangkap LA, yang ternyata masih dibawah umur, pengemudi mobil pikap warna putih. Pelaku ditangkap diwilayah Kanigoro, saat bersembunyi di areal persawahan.

“Awalnya pelaku kabur meninggalkan pikap dan kernetnya, namun pelaku LA kami tangkap ternyata anak dibawah umur dan akan kami proses sesuai uu perlindungan anak,” terang Kasatlantas Polres Blitar, AKP Rio Angga Saputro, kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (13/8/2025).

Kasatlantas menambahkan jika pelaku juga telah menjalani tes urine dan hasilnya negatif. Pelaku yang diperiksa mengaku melakukan aksi tabrak lari akibat panik, saat ada razia di jalan raya yang dilaluinya. Pelaku yang tidak memiliki sim, akhirnya tancap gas hingga menyebabkan terjadinya kecelakaan.

“Dari keterangan sementara, pelaku takut saat ada razia karena belum memiliki sim A, dan panik melarikan diri,” imbuh kasatlantas.

Kasatlantas awalnya sempat mengevaluasi, terjadinya tabrak lari ini, apakah ada kesalahan yang dilakukan anak buahnya. Namun setelah mendapat laporan, dan melihat hasil rekaman cctv, ternyata tabrak lari diduga sengaja dilakukan sopir pikap akibat kepanikan ada razia kendaraan.

Razia kendaraan ini juga merupakan rutinitas meski operasi patuh semeru telah berakhir, untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan. Namun, justru anggotanya sendiri yang menjadi korban kecelakaan. Korban kondisinya mengalami luka, dan telah menjalani pemeriksaan medis serta CT scan.

“Anggota kami telah menjalani pemeriksaan medis, hasilnya tidak ada yang patah atau luka benturan yang fatal. Mohon doanya, semoga semakin membaik,” pungkasnya. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H