Kabupaten Malang, tagarjatim.id– SMAN 1 Kepanjen menggelar karnaval dengan benar-benar menonjolkan kreativitas siswa lewat kostum, seni, dan penampilan yang menghibur.
Karnaval bertema movie ini menjadi bukti bahwa karnaval bisa meriah tanpa harus dibalut dentuman sound system berdaya besar.
Lebih dari 1.200 siswa dari kelas 1, 2, dan 3 ikut memeriahkan acara. Mereka tampil dalam balutan kostum yang terinspirasi dari karakter film ternama, dikerjakan dengan detail dan kreativitas tinggi. Setiap peserta berjalan penuh percaya diri, menampilkan konsep unik yang langsung menyedot perhatian warga.
Pemandangan ini terasa berbeda di tengah tren sebagian karnaval yang kerap berubah menjadi ajang “adu keras” sound system. Di karnaval SMAN 1 Kepanjen, penonton justru disuguhi parade seni rupa berjalan yang memanjakan mata, bukan telinga yang dipaksa menahan bising.
Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S. yang kebetulan menyaksikan karnaval tersebut mengapresiasi konsep ini, hal ini disampaikan saat peserta melintas di depan kantor Polres Malang pada Selasa (12/8/2025) pagi.
“Inilah karnaval yang sesungguhnya, dimana kreativitas dan budaya menjadi daya tarik utama. Bukan sekadar arak-arakan sound system yang memekakkan telinga,” ujar Danang,
Danang menilai, model karnaval seperti ini patut menjadi contoh bagi kegiatan serupa di daerah lain. Menurutnya, konsep tersebut memberikan ruang ekspresi positif bagi pelajar, sekaligus menjaga ketertiban dan kenyamanan warga.
“Kami akan selalu mendukung karnaval yang menonjolkan karya, bukan kebisingan. Kegiatan seperti ini bisa membangun kebanggaan sekaligus mempererat hubungan antara sekolah, masyarakat, dan elemen masyarakat,” pungkasnya. (*)




















