Kota Batu, tagarjatim.id – Unit Pidum Satreskrim Polres Batu berhasil membekuk seorang pria bernama Ahmad Faiz Nusyur Islamiy alias Satria (30), warga Kediri, yang nekat melakukan penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota Brimob Polri. Aksinya mengakibatkan enam orang korban mengalami kerugian hingga total lebih dari Rp107 juta.
Kasat Reskrim Polres Batu, IPTU Joko Suprianto mengatakan, kasus ini terungkap setelah seorang korban, Lingga Edditya Vernanda (23), warga Junrejo, Kota Batu, melapor ke Polres Batu. Pelapor mengenal pelaku pada pertengahan Mei 2025 saat latihan mini soccer di Mulyoagung, Kabupaten Malang. Dalam perkenalan itu, pelaku mengaku sebagai anggota Brimob yang berdinas di Polres Malang.
“Seiring waktu, hubungan keduanya semakin akrab. Pada 19 Juni 2025, pelaku menghubungi korban dan mengaku mendapat sponsor Rp12 juta dari sebuah toko di Malang, namun uang tersebut harus “ditebus” dengan membayar pajak sebesar Rp1,2 juta,” ungkapnya.
“Karena percaya, korban meminjamkan uang bahkan melalui pinjaman online hingga total Rp60 juta, dengan janji akan mendapatkan imbalan Rp1 juta per hari,” imbuhnya.
Namun janji tinggal janji. Pelaku terus beralasan dan bahkan kembali meminta tambahan uang, hingga korban menambah pinjaman lewat berbagai aplikasi seperti Shopee PayLater, Gopay, Adakami, Kredit Pintar, Akulaku, dan Kredivo. Setelah cicilan menunggak, korban mulai curiga dan menemukan fakta bahwa lima temannya juga menjadi korban dengan kerugian masing-masing Rp2,5 juta hingga Rp12 juta.
“Total kerugian dari enam korban mencapai Rp107.971.252,” ungkap Kasat Reskrim Polres Batu, IPTU Joko Suprianto.
Pelaku akhirnya diamankan di ruang penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Batu pada 7 Agustus 2025 pukul 23.30 WIB. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain salinan KTP saksi, bukti percakapan, rincian pinjaman online, rekening BCA, celana pendek bertuliskan “BRIMOB”, serta sebuah handphone Galaxy M31.
Kini, Ahmad Faiz dijerat pasal 378 KUHP junto 65 KUHP tentang penipuan berlanjut, dan ditahan di Rutan Polres Batu. Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dan menelusuri barang bukti tambahan.(*)




















