Kota Batu, Tagarjatim.id – Di tengah maraknya beras oplosan yang menjadi perhatian masyarakat, geliat perdagangan beras di Pasar Among Tani Kota Batu justru semakin terlihat.
Dengan dukungan penuh dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dalam memberantas mafia beras, menjawab kecemasan masyarakat akan kualitas beras yang beredar, khususnya di wilayah Kota Batu.
Dilaporkan langsung dari Pasar Among Tani Batu, ketersediaan beras aman dari beras oplosan. Bahkan dalam praktiknya, geliat pasar tradisional ini semakin meningkat seiring kepercayaan masyarakat terhadap pasar tradisional.
Menurut Jumaiyah, salah satu pedagang pasar, “Saat ini, beras tetap tersedia dan pembeli tidak perlu khawatir akan beras oplosan.” Ia menambahkan bahwa masyarakat diyakinkan untuk kualitasnya.
Yusuf, pedagang lain di Pasar Batu, juga mengungkapkan hal senada. “Maraknya beras oplosan tidak mempengaruhi arus jual beli beras di kios saya. Bahkan sekarang permintaan cenderung meningkat,” ujarnya.
“Ini berkat Pak Mentan, yang membongkar habis kasus mafia beras oplosan”, imbuhnya.
Kepercayaan masyarakat untuk pengawasan beras oplosan dari pemerintah, memberikan dampak signifikan. Pasar tradisional semakin menggeliat, karena tak sedikit masyarakat yang beralih kepercayaan untuk penyediaan kebutuhan bahan pokok dari ritel besar ke pedagang di pasar tradisional.
Hal ini menjawab kecemasan masyarakat akan kualitas beras yang beredar. (*)




















