Tagarjatim.id – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jatim IX 2025.
Kali ini, prestasi gemilang lahir dari Mahasiswa Sosisologi UMM yang sukses meraih Medali Perak pada Cabang Olahraga Gantole, kategori ketepatan mendarat Perorangan Putri Kelas B, Febyan Ayudya Muharram, mahasiswa asal Kota Malang yang sangat menyukai olahraga ekstrem sejak duduk di bangku sekolah.
Menyukai hal-hal menantang adalah bagian dari dirinya. Untuk itu, Febyan mengaku tak ragu menjajal olahraga ekstrem seperti gantole, bahkan rela menempuh jarak jauh setiap akhir pekan demi latihan. Dengan penuh semangat, Ia rutin mengasah keterampilannya di Bandara Notohadinegoro, Jember.
Kecintaannya pada olahraga udara bermula sejak SMA, saat dirinya aktif di ekstrakulikuler dirgantara. Ia sempat bergabung dalam aeromodelling dan bahkan ikut persiapan menuju Porprov kala itu. Sayangnya, impiannya harus ditunda karena musti fokus menghadapi ujian akhir sekolah. Tak putus asa, ia kembali mencari jati dirinya dan mulai menekuni olahraga gantole sejak Agustus 2023 lalu.
Febyan mengaku, dapat berpartisipasi dan meraih juara dalam ajang bergengsi Porprov adalah impiannya sejak kecil. Sebelum menjejak langit, Ia lebih dulu mengasah ketahanan fisik lewat karate.
Ia bahkan pernah ikut seleksi Porprov, meski belum berjodoh lolos. Meski sudah terbiasa menghadapi tantangan, gantole pernah memberinya pengalaman pahit, seperti cedera ringan.
“Pernah cedera saat landing, karena sudah lama vakum latihan. Tapi, ikut saran dokter buat terus gerak agar otot tidak kaku. Alhamdulillah, sekarang sudah pulih,” ungkapnya.
Di samping itu, Febyan sangat bersyukur dan merasa senang bercampur haru atas pencapaian yang sudah menjadi impiannya sejak kecil yang berhasil Ia wujudkan pada saat menjadi mahasiswa UMM. Apalagi dari cabang olahraga yang tak pernah diduga sebelumnya.
Sementara itu, Ia mengaku kompetisi berlangsung seru dan menyenangkan, meski beberapa momen perlombaan harus tertunda karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.
Tak hanya juara di Porprov, sebelumnya ia juga meraih Medali Perunggu mata lomba Sambar Pita Kelas B pada Kejuaraan Daerah Gantole Jawa Timur 2024 di Bandara Notohadinegoro, Jember.
Ia mengaku menemukan kekeluargaan yang sebenarnya di gantole. Apalagi ia bergabung di tim yang solid, suportif, dan saling menguatkan satu dengan yang lain tanpa ada rasa bersaing.
Bagi Febyan, gantole bukan sekedar hobi namun juga bentuk ekspresi diri, melawan rasa takut, dan menyatu dengan semangat dirgantara. Ia juga sangat berterimakasih atas partisipasi aktif kampus UMM dalam mendukung dan memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk mengeksplor keterampilan mereka.
“Dukungan UMM luar biasa jos, bahkan sejak persiapan Porprov. Buat teman-teman, jangan malas berprestasi. Kesempatan dan peluang itu banyak menanti, tinggal kita mau ambil atau tidak,” kata Febyan Ayudya. (*)




















