Kota Surabaya, tagarjatim.id – Suasana ceria dan penuh semangat anak-anak mewarnai Gedung Brawijaya KAI Daop 8 Surabaya, Rabu (23/7).
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025 yang mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif dan kreatif bagi anak-anak usia dini.
Sedikitnya 170 anak dari 15 taman kanak-kanak (TK) di Surabaya dan sekitarnya turut serta dalam serangkaian aktivitas yang dirancang untuk menumbuhkan semangat belajar dan cinta terhadap transportasi publik.
Ada lomba mewarnai yang diikuti 105 anak, Bento Class yang diikuti 45 anak untuk melatih kreativitas dan motorik halus, serta lomba kreasi makanan yang melibatkan 20 anak dalam menyusun menu sehat secara imajinatif.
Tak hanya itu, suasana makin meriah dengan penampilan drama teatrikal Timun Mas yang sarat pesan moral. Anak-anak tampak antusias mengikuti kisah rakyat tersebut dari awal hingga akhir.
Salah satu sesi yang paling menarik adalah pengenalan profesi di dunia perkeretaapian. Anak-anak diperkenalkan dengan berbagai peran penting di balik layanan kereta api seperti masinis, kondektur, dan petugas layanan pelanggan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kedekatan emosional dengan generasi muda dan memperkenalkan dunia perkeretaapian secara menyenangkan. Anak-anak adalah penumpang masa depan dan calon pemimpin bangsa. Edukasi sejak dini menjadi bagian dari investasi sosial KAI dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, ditemui di Stasiun Gubeng, Rabu (23/7/2025).
Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang lomba mewarnai dan kreasi makanan mendapatkan hadiah berupa trofi, voucher belanja, dan sertifikat. Selain itu, pengunjung juga diajak ikut Photo Booth Challenge, di mana tiga unggahan terbaik di media sosial berhak atas hadiah menarik.
Kegiatan ini bukan sekadar hiburan semata, tetapi menjadi bagian dari strategi KAI dalam mempererat hubungan dengan masyarakat. Dengan pendekatan yang ramah anak, KAI ingin menanamkan kecintaan terhadap transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. (*)




















