Jombang, tagarjatim.id – Sejak beberapa hari terakhir pedagang di sejumlah pasar tradisional di Jombang, resah dengan teror pasangan pria dan wanita pencuri sembako.
Aksi pelaku saat membobol kios milik pedagang dengan berhasil menggondol sejumlah barang curian sempat terekam kamera pengawas cctv pasar tradisional.
Seperti yang dialami sejumlah pedagang di Pasar Perak, misalnya. Aksi pelaku yang berjumlah dua orang membobol dua kios pedagang pada Minggu (20/7/2025) sore, yang terekam cctv.
Menurut pemilik kios, Sujamad aksi pembobolan di kios miliknya itu berlangsung saat pasar sepi dan toko sedang tutup. Ia baru tahu kiosnya dibobol setelah dihubungi rekan penjual lain karena pintu rolling door dalam kondisi terbuka.
“Azan magrib wudhu mau salat ada telpon dari temen temen di pasar, dikira pintu tokoku lupa dikunci,” kata Sujamad, Rabu (23/7/2025) saat ditemui di kios miliknya.
Setelah dilihat dari rekaman cctv, pelaku pembobolan itu berjumlah dua orang, pelaku wanita bertugas sebagai eksekutor dan membobol kiosnya, sementara satu pelaku lain laki-laki menunggu di depan pasar sambil membawa motor. Atas kejadian itu, ia pun kehilangan sejumlah barang dagangan dengan total kerugian 3 juta rupiah.
“Dari cctv perempuan, itu terus yang nunggu diluar laki berarti kan dua orang. Yang diambil gula, emping melinjo, bumbu bumbu macem macem, susu. Kalau ditotal sekitar 2 sampai 3 juta,” pungkasnya.
Sementara itu polisi dari Polsek Perak yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi pembobolan dan melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi saksi.
“Sampai saat ini dari kepolisian khususnya Polsek perak melakukan penyelidikan kita melakukan pemeriksaan dari saksi,” ujar Kapolsek Perak Iptu Supriyo, saat berada di tempat kejadian perkara (TKP).
Berbekal rekaman cctv polisi akan melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus pencurian yang membuat resah pedagang. Pasalnya, dari informasi yang diperoleh, teror pencuri sembako juga terjadi di pasar Megaluh dan Peterongan dengan modus yang sama. (*)




















